search

Daerah

Andi Sri Juliarty Berita Negatif Covid-19 Masyarakat Jenuh dengan Berita Covid-19

Warga Jenuh dengan Berita Pandemi, Satgas Covid-19 Balikpapan Beberkan Tujuan Merilis Informasi Harian

Penulis: Nur Rizna Feramerina
Sabtu, 17 Juli 2021
Warga Jenuh dengan Berita Pandemi, Satgas Covid-19 Balikpapan Beberkan Tujuan Merilis Informasi Harian
Juru Bicara Satgas Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty. (Nur Rizna Feramerina/Presisi.co)

Balikpapan, Presisi.co – Banyak masyarakat Indonesia khususnya Balikpapan mulai jenuh dengan pemberitaan Covid-19. Menurut mereka, berita-berita tersebut hanya membuat ketakutan berlebih. Bahkan, sejumlah media sosial pun menyatakan tidak lagi membagikan kabar-kabar negatif mengenai Covid-19.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak tak menampik hal tersebut. Menurutnya, saat ini memang banyak masyarakat yang jenuh dengan berita Covid-19. “Tapi masyarakat perlu tahu juga mengenai pemberitaan ini, biar tahu dampak Covid-19 ini besar,” jelasnya, Jumat 16 Juli 2021.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan hal senada. Namun, menurutnya tidak semua masyarakat Balikpapan jenuh dengan berita Covid-19. “Tidak semua masyarakat merespons negatif. Ada yang bisa merespons positif juga,” terangnya.

Selain itu, menurutnya pemberitaan ini bertujuan untuk transparansi kinerja Satgas Covid-19 Balikpapan untuk memberikan informasi terbuka kepada masyarakat. Juga agar masyarakat bisa terus waspada dan tetap mematuhi anjuran protokol kesehatan.

Masyarakat Balikpapan berasal dari berbagai daerah. Sehingga wajar jika respons yang diberikan berbeda-beda. Namun menurutnya, informasi-informasi ini tetap wajib dibagikan oleh Satgas Covid-19 Balikpapan. Dia secara terbuka menerima kritik dan saran dari masyarakat mengenai pemberitaan Covid-19. “Ini baik juga respons masyarakat sebagai evaluasi bagi Satgas Covid-19 Balikpapan bagaimana cara kita mengemas pemberitaan itu agar bisa baik diterima oleh semua pihak,” imbuhnya.

“Permintaan itu juga baik disampaikan secara resmi kepada pemerintah,” tambahnya. (*)
Editor: Rizki