search

Daerah

Sarkowi V Zahrydprd kaltimPembangunan RTHPerawatan TamanPemkab Kukar

Sarkowi Soroti Minimnya Perawatan RTH di Tenggarong, Pemkab Kukar Diminta Benahi Taman Lama

Penulis: Umar Daud Muhammad
1 jam yang lalu | 15 views
Sarkowi Soroti Minimnya Perawatan RTH di Tenggarong, Pemkab Kukar Diminta Benahi Taman Lama
Anggota DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry (dua dari kanan) saat kegiatan Musrenbang Kukar di Kantor Camat Tenggarong (Foto: Presisi.co/Umar Daud Muhammad)

Tenggarong, Presisi.co – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sarkowi V Zahry, menyoroti pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan perkotaan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang dinilai belum maksimal, khususnya dari sisi perawatan fasilitas taman.

Sorotan itu disampaikannya saat menghadiri forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kantor Kecamatan Tenggarong pada Kamis, 5 Februari 2026.

Sarkowi menilai, pemerintah daerah selama ini lebih fokus membangun taman baru, namun kurang memberi perhatian terhadap pemeliharaan taman yang sudah ada.

Menurutnya, pola pembangunan seperti itu membuat sejumlah fasilitas publik terbengkalai dan kehilangan fungsi.

“Ada kecenderungan kita membangun taman baru, tapi begitu taman yang baru jadi, yang lama ditinggalkan,” tegasnya.

Ia mencontohkan kondisi Taman Ulin di Jalan Mawar, Kelurahan Panji, yang sejumlah wahana bermainnya rusak dan kurang terawat. Sampah juga terlihat berserakan di beberapa titik.

Hal serupa terjadi di Taman Kota Raja di Jalan Wolter Mongonsidi, Kelurahan Timbau. Taman yang sebelumnya ramai dikunjungi masyarakat itu kini disebut mulai sepi aktivitas.

Sarkowi menilai, jika pembangunan hanya terpusat pada satu lokasi baru, maka ruang publik lain akan kehilangan daya tarik dan tidak lagi dimanfaatkan warga.

Karena itu, ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tidak mengabaikan fasilitas lama saat merencanakan proyek baru.

“Kalau membangun yang baru, jangan yang lama ditinggalkan. Taman itu harus dikelola sebagai satu kesatuan supaya tetap memberi kesan indah dan nyaman,” ujarnya.

Ia berharap seluruh taman di Tenggarong bisa dihidupkan kembali agar masyarakat memiliki lebih banyak alternatif ruang rekreasi, bukan hanya terfokus pada satu titik saja.

Selain perbaikan fisik, Sarkowi juga mendorong adanya edukasi kepada masyarakat agar memanfaatkan berbagai ruang terbuka hijau yang tersedia.

“Kita perlu edukasi juga. Bahwa bukan cuma satu tempat, tapi banyak pilihan lokasi yang bisa dikunjungi di Tenggarong,” pungkasnya. (*)

Editor: Redaksi