Samarinda, Presisi.co — Rencana pengadaan penerangan jalan umum di Jembatan Mahakam Ulu atau Mahulu hingga kini belum terealisasi. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang masih memproses program tersebut dengan alasan keterbatasan anggaran.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan pemasangan penerangan sebenarnya telah masuk agenda kerja pemerintah daerah dan ditargetkan rampung tahun ini.
“Penerangan masih dalam proses di Dinas PUPR. Mudah-mudahan tahun ini bisa selesai,” ujarnya.
Menurutnya, Pemprov memahami kekhawatiran masyarakat terkait keselamatan dan kenyamanan pengguna jembatan, terutama saat malam hari. Karena itu, percepatan realisasi terus diupayakan sesuai mekanisme serta kemampuan keuangan daerah.
Koordinasi lintas instansi juga dilakukan agar pemasangan penerangan bisa segera dilaksanakan dan berdampak langsung pada keamanan lalu lintas di kawasan tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kaltim AM Fitra Firnanda menjelaskan, prioritas anggaran saat ini masih difokuskan pada pemasangan kamera pengawas atau CCTV di Jembatan Mahulu.
“CCTV yang masih kita targetkan pemasangan di Jembatan Mahulu,” katanya saat dikonfirmasi, Senin 9 Februari 2026.
Meski begitu, ia memastikan pengadaan penerangan tetap masuk rencana tahun berjalan, dengan catatan ketersediaan dana mencukupi.
“Kita coba hitung kesiapan anggaran. Kalau memungkinkan, PJU juga kita realisasikan tahun ini,” ujarnya.
Fitra menambahkan, pelaksanaan proyek sangat bergantung pada kondisi fiskal daerah serta penyesuaian dengan perencanaan yang telah disusun.
“Kita lihat dulu dananya. Kalau mencukupi, kita adakan PJU,” pungkasnya.