Insiden Tongkang di Jembatan Mahulu, Seno Aji Sebut Laporan Sudah di Kepolisian
Penulis: Akmal Fadhil
5 jam yang lalu | 0 views
Wakil Gubernur Kalimantan Timur. (Presisi.co/Akmal)
Samarinda, Presisi.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim), telah menyurati Polresta Samarinda terkait insiden tongkang yang menabrak Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu).
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya penegakan hukum dan untuk memastikan adanya pertanggungjawaban dari pihak yang terlibat.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mengatakan bahwa laporan resmi mengenai insiden tersebut saat ini telah ditangani oleh pihak kepolisian.
“Laporan penabrakan jembatan sudah masuk dan saat ini ditangani oleh kepolisian. Kita ingin ada tindak lanjut yang jelas dan pertanggungjawaban dari pihak penabrak,” ujar Seno Aji Jumat 6 Februari 2026.
Menurutnya, Pemprov Kaltim mendorong agar aparat penegak hukum memberikan sanksi tegas kepada pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
“Kami berharap ada sanksi tegas sebagai bentuk efek jera. Ini penting agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegasnya.
Seno Aji menambahkan, Pemprov Kaltim akan terus berkoordinasi dengan Polresta Samarinda untuk memantau perkembangan penanganan kasus tersebut.
Ia berharap proses hukum dapat berjalan cepat dan transparan.
“Insyaallah Polresta Samarinda akan segera menindaklanjuti. Yang kami harapkan adalah kejelasan proses dan tanggung jawab dari pihak penabrak,” pungkasnya.
Insiden tabrakan tongkang terhadap Jembatan Mahulu beberapa saat lalu, menjadi perhatian serius Pemprov Kaltim. Mengingat jembatan tersebut merupakan infrastruktur vital yang menunjang mobilitas dan aktivitas masyarakat. (*)