search

Daerah

Andi HarunDisdikbud SamarindaSekolah Terpadu SamarindaMenteri DikdasmenAbdul Muti

Disdikbud dan Andi Harun Akan Bertemu Menteri Dikdasmen, Harap Resmikan Sekolah Terpadu Samarinda

Penulis: Muhammad Riduan
Selasa, 09 September 2025 | 705 views
Disdikbud dan Andi Harun Akan Bertemu Menteri Dikdasmen, Harap Resmikan Sekolah Terpadu Samarinda
Captions : Kondisi Sekolah Terpadu yang ada di kawasan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang.(Presisi.co/Muhammad Riduan).

Samarinda, Presisi.co – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Asli Nuryadin mengungkapkan pihaknya bersama Wali Kota Samarinda Andi Harun akan bertolak ke Jakarta untuk beraudiensi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Abdul Muti. 

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meminta menteri dapat meresmikan langsung Sekolah Terpadu Samarinda, yang ada di kawasan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang.

“InsyaAllah nanti Kamis saya dan Pak Wali itu ketemu Pak Menteri ya, mudah-mudahan jadwalnya tidak berubah. Kita bermohon kepada Pak Menteri untuk bisa meresmikan sekolah terpadu itu,” ungkap Asli, dihubungi Presisi.co Senin 8 September 2025.

Sebelumnya, Wali Kota Samarinda Andi Harun telah meninjau langsung fasilitas Sekolah Terpadu pada Juli 2025 lalu. Sejumlah catatan dari hasil kunjungan tersebut kini sudah diperbaiki.

“Sekarang itu sudah diperbaiki semua seperti paping, bekas cat atau kotoran-kotoran batu yang ada di tanaman rumput itu sudah dibersihkan semua,” jelas.

Ia menambahkan, secara keseluruhan sekolah terpadu yang terdiri dari jenjang SD, SMP, dan SMA, sudah siap digunakan. Kendati demikian, masih ada beberapa hal tambahan yang akan dilengkapi secara bertahap.

“Untuk mengoptimalkan masih perlu berproses. Misalnya untuk taman, penanaman pohon itu kan enggak bisa langsung tumbuh. Kemudian untuk pembatas antara SD dan SMP halamannya juga akan kita lengkapi, seperti penambahan pos jaga dan sebagainya,” terangnya.

Menurut Asli, fasilitas utama sudah bisa dimanfaatkan oleh peserta didik. Sementara penyempurnaan lainnya akan dilakukan sebagai suplemen tambahan.

“Prinsipnya yang sudah berjalan itu sudah bisa dimanfaatkan ya. Tinggal nanti untuk penambahan-penambahan yang sebenarnya tidak terlalu pokok, suplemen aja nanti. Itu insyaAllah,” pungkasnya.(*)

Editor : Redaksi