Andi Harun Larang Pungutan untuk Perpisahan Sekolah, Perintahkan Inspektorat untuk Bersikap Tegas
Penulis: Muhammad Riduan
Rabu, 29 April 2026 | 203 views
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Presisi.co/Riduan)
Samarinda, Presisi.co – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menanggapi keluhan sejumlah orang tua siswa terkait pungutan biaya perpisahan sekolah yang dinilai memberatkan.
Ia mengaku telah menerima laporan tersebut dan langsung memerintahkan instansi terkait untuk melakukan penelusuran di lapangan.
“Saya sudah perintahkan inspektorat dan TWAP, termasuk dinas terkait, untuk segera turun dan mengambil langkah tegas,” ujarnya, Selasa 28 April 2026.
Andi Harun menegaskan tidak boleh ada pungutan dalam bentuk apa pun, terutama untuk kegiatan perpisahan sekolah.
“Pokoknya tidak boleh ada pungutan, apalagi untuk perpisahan,” tegasnya.
Ia juga menilai kegiatan perpisahan tidak perlu dilaksanakan secara berlebihan jika kondisi ekonomi masyarakat tidak memungkinkan.
“Kalau tidak ada uang, tidak usah dilakukan perpisahan. Cukup sederhana di sekolah, tidak usah mengambil kegiatan yang memberatkan orang tua siswa,” katanya.
Menurutnya, kondisi ekonomi saat ini menuntut semua pihak lebih peka terhadap kesulitan masyarakat agar kegiatan sekolah tidak menjadi tambahan beban bagi orang tua.
“Dalam kondisi seperti sekarang, kita harus peduli terhadap keadaan yang serba sulit. Jangan sampai kegiatan sekolah justru menjadi beban tambahan,” jelasnya.
Pemerintah Kota Samarinda melalui inspektorat dan dinas terkait disebut akan melakukan pengawasan serta penindakan apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.
Pemkot memastikan akan bersikap tegas untuk mencegah praktik pungutan yang tidak semestinya di lingkungan sekolah. (*)