search

Advetorial

PDAM SamarindaLaila Fatihah dprd samarindasamarinda

Anggota DPRD Samarinda Minta PDAM Tingkatkan Pelayanan, Laila: Banyak Warga Tak Nikmati Air Bersih

Penulis: Jeri Rahmadani
Senin, 01 November 2021
Anggota DPRD Samarinda Minta PDAM Tingkatkan Pelayanan, Laila: Banyak Warga Tak Nikmati Air Bersih
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah. (Jeri Rahmadani/Presisi.co).

Samarinda, Presisi.co - Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah, meminta PDAM atau yang kini bernama Perumdam Tirta Kencana Samarinda meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Pasalnya, dalam rapat paripurna yang dihelat Rabu, 27 Oktober 2021 lalu, Wali Kota Samarinda, Andi Harun menyampaikan bahwa di bulan November 2021 ini PDAM akan membuka pendaftaran pelanggan air bersih.

"Wali kota sudah sampaikan pembukaan pelanggan baru PDAM, artinya ini menjadi evaluasi sendiri untuk pihak PDAM, bahwa mereka ini perusahaan tunggal yang dibutuhkan masyarakat terkait kebutuhan pasokan air," ungkap Laila saat dihubungi melalui sambungan seluler pada Senin, 1 November 2021.



Laila menambahkan, dengan banyak Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang sudah dibangun, kinerja PDAM terhadap ketersedian air di Kota Tepian harus bisa terealisasikan. Pasalnya, selama ini masih banyak warga mengeluh dengan keterbatasan air bersih di tempat mereka tinggal.

"Dengan banyak IPA yang sudah dibangun, PDAM akhirnya bisa memproduksi air bersih untuk masyarakat. Karena di Samarinda ini masih banyak warga yang tidak menikmati air bersih," jelasnya.

"Jangan sampai IPA sudah di bangun, pembukaan pelanggan baru akan di mulai, warga masih belum bisa merasakan air bersih, ini akan merugikan semua," sambungnya.

Politisi dari fraksi PPP itu berharap PDAM bisa tetap meningkatkan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat. Sehingga, seluruh pihak utamanya masyarakat bisa merasakan air bersih di daerah mereka.

"Karena banyak keluhan masyarakat itu selalu air bersih, makanya kami berharap PDAM bisa terus meningkatkan pelayanan mereka untuk masyarakat," pungkasnya. (*)