search

Advetorial

CPNS KutimSKB CPNSPemkab KutimKasmidi BulanHasil CAT CPNS

SKB CPNS Kutim, Wakil Bupati Kasmidi: Aman, Tanpa Rekayasa!

Penulis: Pre01
Rabu, 24 November 2021
SKB CPNS Kutim, Wakil Bupati Kasmidi: Aman, Tanpa Rekayasa!
Wakil Bupati Kamidi saat meninjau ruangan CAT yang akan digunakan peserta SBK CPNS di BKPP Kutim. (Pre01/Presisi.co)

Sangatta, Presisi.co - Hari ini, Rabu (24/11/2021) Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelataihan (BKPP) Kabupten Kutim melaksanakan Seleksi Kempentensi Bidang (SKB) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkaunga Pemnkab Kutim tahun 2021. SKB tersebut, diikuti sebanyak 113 orang yang telah dinyatakan lulus pada tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebelumnya.

Wakil Bupati Kasmidi Bulang, ditemui awak media usai membuka SKB itu memastikan bahwa pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS di Kabupaten Kutim, aman tidak ada kebocoran soal, seperti berita yang beredar didaerah-daerah lainnya.

“Berkaitan dengan berita hoax yang beredar, bahwa soal ujian ada jebol. Insya allah, kita (Pemkab Kutim,Red) pastikan di Kutim aman. Ini murni tidak ada rekayasa, ruang ujian pun masih disegel nanti dari BKN (Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang membuka segel ruangan,” ucap Wabup didampingi Kepala BKPP Kutim, Misliansyah dan Koordinatir pengawas dari BKN, Noor Afiat (Pengawas BKN regional Banjarmasin).

Kasmidi berharap, kedepan CPNS Kutim, bisa menjadi motivasi. Karena semangat baru, semangat anak-anak muda. Serta diharapkan dan tidak cengeng dimanapun ditempatkan.

“Karena mungkin nanti ditempatkan di pendalaman. Untuk itu, jangan cengeng. Kabupaten ini, satu kesatuan tidak terpisahkan. Kita berharap, melalui CPNS ini nantinya, pembangunan di Kutim bisa merata. Karena ada orang-orang hebat,” harap Wabup.

Sementara itu, Kepala BKPP Kutim Misliansyah menjelaskan, SKB dilaksanakan selama satu hari. Ada 113 peserta, yang akan dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama dan kedua 50 peserta dan sesi ketiga 13 orang.

“Karena ada 113 peserta, ada 65 jabatan yang diperebutkan. Satu jabatan ada 3 orang, ada 8 jabatan yang tidak terisi karena formasi yang lama tidak ada yang mendaftar,” ungkap Misliansyah.

Dikatakan Misliansyah, kebanyakan dari tenaga medis. Dokter yang tidak terisi formasinya, karena tidak ada yang melamar.

“Dan kemarin kita berusaha sudah mencari untuk yang tenaga honor, hasilnya tidak ada yang bisa untuk mengisi formasi itu,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Koordinator pengawas perwakilan BKN Reginal Delapan Banjarmasin, Noor Afiat, mengatakan ada empat orang BKN yang turun sebagai pengawas.

“Dipastikan aman, yang terjadi itu  hanya di luar regional, jadi tidak ada. Kami berharap kerjasama dengan tim yang ada di daearh (Kutim) itu berjalan dengan baik,” harap Noor Afiat.

Dia juga memastikan, Power Computer (PC) yang digunakan saat SKB telah menerapkan sistem yang terbaru.