search

Daerah

HUT RI ke-81SamarindaGang Al Mekkah Rapak DalamKampung Merah PutihSwadaya Masyarakat Rapak Dalam

Sambut HUT RI ke-81, Warga Gang Al-Mekkah Samarinda Seberang Berswadaya Percantik Lingkungan

Penulis: Muhammad Riduan
39 menit yang lalu | 0 views
Sambut HUT RI ke-81, Warga Gang Al-Mekkah  Samarinda Seberang Berswadaya Percantik Lingkungan
Gang Al-Mekkah, RT 16, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Samarinda Seberang.(Presisi.co/Muhammad Riduan)

Samarinda, Presisi.co — Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia mulai terasa di berbagai lingkungan masyarakat Kota Samarinda. Salah satunya di Gang Al-Mekkah, RT 16, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Samarinda Seberang.

Menyambut momentum kemerdekaan pada 17 Agustus 2026, warga setempat bergotong royong membersihkan lingkungan hingga memasang berbagai ornamen kemerdekaan, sehingga menjadi Kampung Merah Putih.

Ketua RT 16 Rapak Dalam, Suriansyah mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kebersamaan sekaligus rasa syukur masyarakat dalam memperingati kemerdekaan Indonesia.

“Ini sebenarnya kebiasaan kita setiap tahun untuk memeriahkan. Cuma yang ini lebih khusus. Kita bersama-sama warga setempat mengerjakan, memasang, sekaligus membersihkan lingkungan,” ucap Suriansyah dihubungi Presisi.co, Sabtu (15/8/2026).

Warga secara bersama-sama membersihkan sejumlah titik di lingkungan gang, termasuk rerumputan liar, sampah, serta parit atau selokan. Umbul-umbul merah putih juga dipasang untuk mempercantik kawasan sekaligus menyemarakkan suasana kemerdekaan.

Menurut Suriansyah, seluruh kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat tanpa mengandalkan bantuan pihak lain.

“Betul, murni swadaya. Seratus persen swadaya,” tegasnya.

Ia mengatakan, kegiatan tahun ini juga menjadi momentum bagi warga untuk membuat lingkungan Gang Al-Mekkah lebih bersih dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sebelumnya, sejumlah bagian lingkungan tersebut masih ditumbuhi rerumputan liar. Melalui kegiatan gotong royong, warga kemudian membersihkan kawasan tersebut, termasuk bagian parit yang sebelumnya kurang terawat.

“Dulu lingkungan Al-Mekkah masih terdapat rerumputan liar. Sekarang semuanya dibersihkan, termasuk parit atau selokannya,” jelasnya.

Bagi warga, kegiatan tersebut bukan sekadar memeriahkan HUT RI. Gotong royong juga menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Kita hanya bersyukur untuk memeriahkan hari kemerdekaan, mensyukuri pahlawan kita yang telah memperjuangkan bangsa Indonesia,” katanya.

Suriansyah menambahkan, kegiatan menjaga kebersihan lingkungan tidak akan berhenti setelah perayaan 17 Agustus. Warga telah sepakat menjadikan kegiatan tersebut sebagai program berkelanjutan di lingkungan RT 16.

“Pembersihan ini nantinya akan terus berjalan, bukan hanya menyambut momen kemerdekaan 17 Agustus. Kita sudah programkan dan ini berkelanjutan,” pungkasnya.(*)

Editor : Redaksi