search

Advetorial

dprd kaltimananda emira moeispdi perjuanganLapas Narkotika Bayur

Mengadu ke Ananda Emira Moeis, Warga Minta Lapas Narkotika Bayur Ditegur, Ada apa?

Penulis: Topan
Rabu, 24 Februari 2021 | 517 views
Mengadu ke Ananda Emira Moeis, Warga Minta Lapas Narkotika Bayur Ditegur, Ada apa?
Anggota DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis menyimak penyampaian aspirasi warga terkait sedert persoalan yang dirasakan.

Samarinda, Presisi.co- Beragam aspirasi disampaikan warga Kelurahan Bayur, Samarinda Utara pada anggota DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis saat gelaran Reses, Selasa (23/02/2021).

Dihadapan Politisi PDI Perjuangan itu, Ketua RT 16, Mas’ud menyebutkan, didaerah Bayur terdapat beberapa titik langgan banjir, terlebih saat hujan dengan intensitas tinggi. Penyebabnya, karena jalan yang rendah sementara sebelah kanan dan kiri jalannya tinggi.

Olehnya mereka mengusulkan agar dibangunkan polder yang bisa menampung air dengan harapan bisa meminimalisir terjadinya banjir. "Kami harap bisa dibangunkan polder,"ungkapnya.

Aspirasi lain datang dari Ketua RT 06, Musholah. Dia memohon supaya ada teguran ke Lapas Narkotika kelas II A Samarinda. Supaya memelihara saluran drainase karena banyak limbah yang sangat mengganggu. Disebutkan saluran drainase dari Lapas melewati sebagian RT 15.

"Kami memohon supaya ada teguran ke Lapas,"ungkapnya.

Salah satu warga yang hadir, Hartoyo, mengungkapkan SMP 47 Samarinda sampai saat ini belum memiliki gedung semenjak enam tahun lalu didirikan. Sekolah dasar di daerah sana hanya memiliki tiga kelas. Ia berharap dibangun sembilan kelas.

Menanggapi aspirasi masyarakat itu, Ananda menerangkan, beberapa usulan yang diminta warga itu sudah masuk dalam Musrenbang. Usulan drainase misalnya, bulan depan akan segera direalisasikan.

Mengenai bangunan sekolah disebutkan sudah masuk juga dalam Musrenbang. Bahkan sudah ditanggapi melalui komisi yang membidangi yaitu komisi IV DPRD Kaltim.

"Nanti gotong royong dari anggota kota kota, DPRD Provinsi dan DPRD Pusat. Sudah melalui komisi IV yang menanggapi masalah sekolah," tandasnya.

Editor : Oktavianus