Daerah

Kasus Positif dan Kematian Terkait Covid-19 di Samarinda Diprediksi Meningkat

Penulis: Redaksi Presisi

Kurva Epidemiologi Covid-19 Kota Samarinda per tanggal 16 Juli 2020. (Sumber : Dinkes Samarinda)

Samarinda, Presisi.co - Kurva epidemiologi Covid-19 di Kota Samarinda menunjukkan bahwa saat ini Kota Tepian telah masuk dalam fase akselarasi puncak.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda, Ismed Kosasih memprediksi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Samarinda akan terus bertambah seiring dengan bertambanya kluster penyebaran baru yang ada saat ini. 

"Beberapa kluster menunjukkan potensi keterkaitan antara kluster satu dan lainnya," jelas Ismed, lewat grup pesan instan WhatsApp, Kamis (16/7/2020) malam. 

Prediksi ini sendiri diakui Ismed tak hanya berlaku bagi peningkatan kasus terkonfirmasi yang potensi terjadi. Pun demikian dengan kasus kematian, yang turut diprediksi akan kembali meningkat, setelah Samarinda diketahui telah mencatat 5 kasus kematian.

     
  Berita Terkait :  
   
   
   
     

Dalam rilis terbaru update Covid-19, Dinkes Samarinda mencatat ada enam kluster penyebaran. Mulai dari Kluster RSUD, BNN Provinsi Kaltim, BUMN PT LEN Persero, SMD71, lalu ada Kluster Korem 091 dan terakhir Kluster KT2. 

"Kluster ini akan terus berkembang seiring dengan kontak tracing yang dilakukan," aku Ismed. 

Sejak gelombang epidemik kedua (second wave) ini menghampiri Samarinda, Dinkes Samarinda juga dikatakan Ismed memprediksi akan terjadi lonjakan kasus dibanding puncak epidemiologi di fase pertama. 

"Tetap patuh dan disiplin dengan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan," imbau Ismed. 

 

second-wavesamarinda-transmisi-lokalcovid-19samarindakluster-covid-samarinda

Baca Juga