Penulis: Muhammad Riduan
Samarinda, Presisi.co – Menjelang Bulan Suci Ramadan, masyarakat Kota Samarinda mulai berdatangan untuk berziarah dan mengirimkan doa ke makam keluarga. Salah satu lokasi yang ramai dikunjungi yakni Kuburan Muslimin di Jalan Abul Hasan, Samarinda, Selasa 17 Februari 2026.
Sejak siang hingga sore hari, warga tampak silih berganti memasuki area pemakaman. Sebagian di antaranya membawa bunga dan air putih untuk disiramkan ke pusara keluarga.
Anak-anak hingga orang dewasa terlihat khusyuk dengan aktivitas masing-masing, mulai dari membersihkan nisan, menabur bunga, hingga memanjatkan doa.
Tradisi ziarah kubur menjelang Ramadan menjadi kebiasaan yang rutin dilakukan sebagian masyarakat sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada keluarga yang telah meninggal dunia.
Salah satu warga Samarinda, Saniah mengaku tidak memiliki jadwal pasti untuk berziarah. Namun ia memastikan selalu menyempatkan diri datang menjelang Ramadan.
“Tidak menentu datang ke makam, kadang seminggu sekali, kadang sebulan sekali. Kalau ada waktu, saya ke sini. Kalau Ramadan pasti ke sini,” ucapnya kepada Presisi.co.
Menurutnya, kehadirannya di makam tersebut karena banyak anggota keluarga yang dimakamkan di sana, mulai dari orang tua hingga kerabat lainnya.
“Di sini ada orang tua, kakak, kakek, dan nenek. Jadi kalau jelang Ramadan memang wajib ke sini. Kalau ada waktu pasti mampir,” katanya.
Ia menambahkan, ziarah dilakukan sebagai bentuk menjenguk sekaligus mengirim doa bagi keluarga yang telah lebih dulu berpulang.
“Karena merasa ada saudara dan orang tua di sini, jadi datang untuk menjenguk dan mengirim doa,” tuturnya.
Tradisi ziarah menjelang Ramadan ini diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, seiring semakin dekatnya umat Muslim menyambut bulan penuh berkah tersebut. (*)
Editor: Redaksi




