Daerah

DPRD Kaltim Minta BPJT Bangun Aliran Sungai di Km 36 Tol Balikpapan-Samarinda

Penulis: Redaksi Presisi

Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun (merah) saat berkunjung ke Jalan Tol Balikpapan-Samarinda bersama Komisi III beberapa waktu lalu. (Foto : Istimewa)

Kaltim, Presisi.co - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Samsun meminta Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR untuk segera menyiapkan lahan buffering di Tol Balikpapan-Samarinda.

Politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa Samsun itu menyebut, dari hasil tinjauannya bersama Komisi Tiga DPRD Kaltim pada pekan lalu, pihaknya menemukan titik rawan yang dapat mengancam keselamatan para pengendara yang melintas di tol yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 17 Desember 2019 lalu ini.

“Kondisi dilapangan, tol ini membelah daerah rawa yang sebanarnya berfungsi sebagai daerah aliran air,” kata Samsun saat ditemui usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Kaltim, Selasa (16/6/2020).

Lokasi yang dimaksud wakil rakyat Kaltim dari daerah pemilihan (Dapil) Kukar ini berada di Km 36 menuju kearah Jembatan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja. Terhambatnya aliran air di titik tersebut, mengancam badan jalan tol terutama saat terjadi hujan lebat.

“Air akan turun langsung menghantam badan jalan tol. Ini berisiko, sehingga kami minta agar BPJT segera membuatkan aliran air atau sungai menuju jembatan yang ada di tol,” katanya.

Terkait ketersedian lahan yang dibutuhkan, dikatakan Samsun bahwa pihaknya siap memfasilitasi komunikasi antara BPJT, warga dan aparat pemerintah setempat. Upaya yang dilakukan ini disebut Samsun tak sekadar untuk memastikan keamanan bagi para pengendara, namun juga untuk mengatasi persoalan banjir yang sering terjadi di kawasan tersebut.

“Selama itu untuk keperluan warga dan penanggulangan banjir, saya pikir tidak ada masalah,” pungkasnya.

Editor : Oktavianus

dprd-kaltimtol-balsamtol-balikpapan-samarindamuhammad-samsunpdi-perjuangan

Baca Juga