search

Hukum & Kriminal

samarindaDugaan PenganiayaanNarapidanLapas II A Samarinda

Keluarga Temukan Luka Lebam, Narapidana di Samarinda Diduga Tewas Setelah Dianiaya

Penulis: presisi2
Selasa, 11 Februari 2020 | 9.546 views
Keluarga Temukan Luka Lebam, Narapidana di Samarinda Diduga Tewas Setelah Dianiaya
Kepala Lapas Klas II A Samarinda, M.Ilham saat menyampaikan keterangannya terkait dugaan kematian Ahmad Syukur. Selasa (11/2)

Presisi – Ahmad Syukur, terpidana kasus narkotika diduga tewas atas aksi kekerasan yang diterimanya saat masih menjalani hukuman di Lapas Klas II A Samarinda.

Dugaan ini, ditemukan oleh kakak kandung almarhum saat memandikan jenazah di rumah duka yang beralamat di Jalan Gunung Pasir, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong pada Selasa (11/2) siang.

Sugianto mengaku menemukan enam bekas luka lebam di bagian tubuh belakang mendiang adiknya itu.

Sugianto yang mulai curiga, lantas mengambil handphone miliknya untuk mendokumentasikan luka tersebut, sebagai bukti dugaan kekerasaan yang dialami adiknya sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Proses pemakaman dibatalkan, bersama keluarga dan rekannya Sugianto kemudian membawa jenazah kembali ke RSUD AW Sjahranie, Samarinda sekitar pukul 14.00 Wita, untuk kemudian membuat laporan ke Polresta Samarinda agar kasus kematian adiknya itu, dapat diungkap oleh pihak kepolisian.

Saat dijumpai di ruang Satreskrim Polresta Samarinda, Sugianto menceritakan bahwa saat dirinya menerima kabar terkait adiknya yang tengah di rawat di di RSUD AW Sjahranie, Senin (10/2) kemarin.

Sugianto mengaku, adiknya sempat meminta dirinya memindahkan tali infus ke bagian lengan kanan mendiang adiknya ini.

“Katanya sakit (badannya), lalu minta dimiringkan dan ngeluh kaki sama perutnya bengkat,” ungkap Sugianto yang saat itu baru tiba di rumah sakit sekitar pukul 20.00 Wita.

Tak banyak yang bisa dibicarakannya bersama Ahmad Syukur malam itu. Sugianto yang malam itu memutuskan pulang ke Tenggarong setelah memastikan keadaan adiknya, justru dikejutkan dengan kabar meninggalnya sang adik pada Selasa (11/2) pagi, sekitar pukul 04.30 Wita.

Kepada awak media, Sugianto mengaku mendengar kabar bahwa sang adik kerap menjadi korban penganiayaan dari beberapa teman satu sel tahanannya dan seorang oknum petugas yang berjaga di Lapas Klas II A, Jalan Jenderal Sudirman, Samarinda Kota.

"Kami minta keadilan, agar kematian adik kami diusut tuntas," lugas Sugianto.

Pasca menerima laporan dugaan kematian Ahmad Syukur, Kanit Jatanras Iptu Abdul Rauf menyatakan akan memeriksa kembali berkas laporan yang disampaikan Sugianto agar bisa segera di tindak lanjuti.

“Selanjutnya kami juga akan melakukan koordinasi dengan pihak lapas terkait untuk kelanjutannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Klas II A Samarinda, M.Ilham saat dijumpai di ruang kerjanya turut mengaku terkejut atas informasi ini.

Ilham mengaku, saat mendiang Ahmad Syukur dibawa ke rumah sakit, tidak ada keluh kesah sedikitpun tentang dugaan penganiayaannya dirinya.

Terkait dugaan penganiayaan yang sempat dilaporkan Ahmad Syukur kepada istri Sugianto, Ilham melanjutkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan kebenaran tersebut dan berjanji akan melakukan penyelidikan lebih lanjut di lingkungan internalnya.

"Kalau memang benar pasti akan ketemu, saya yakin. Kami akan pelajari dan selidiki informasi tersebut," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah Ahmad Syukur masih berada di ruang jenazah RSUD AW Sjahranie untuk menunggu kelanjutan terkait proses autopsi atau tidak.

Live Draw Taiwan Live Draw Cambodia Live Draw China Live Draw Japan Live Draw Taiwan Hari Ini Hasil Live Draw Japan Terbaru Live Draw China Update Tercepat Data Live Draw Cambodia Lengkap Live Draw Togel Kamboja pantau live draw Japan hari ini cek live draw China terbaru cek hasil live draw Cambodia terbaru pantau live draw Taiwan hari ini togel taiwan live draw togel kamboja togel japan togel taiwan Live Draw Togel China kudbanjarnegara kudbatang kudblora kudboyolali kudcilacap kuddemak kudjepara kudkabbanjarnegara kudkabbanyumas kudkabbatang kudkabboyolali kudkabdemak kudkabgrobogan kudkabjepara kudkabkaranganyar kudkabkebumen kudkabkendal kudkabklaten kudkabmagelang kudkabpati kudkabpekalongan kudkabpemalang kudkabpurbalingga kudkabpurworejo kudkabrembang kudkabsemarang kudkabsragen kudkabtegal kudkabtemanggung kudkabwonogiri kudkabwonosobo kudkaranganyar kudkebumen kudkendal kudklaten kudkotamagelang kudkotapekalongan kudkotasalatiga kudkotasurakarta kudkotategal kudmungkid kudpati kudpemalang kudpurbalingga kudpurwodadi kudpurwokerto kudpurworejo kudrembang kudslawi kudsragen kudsukoharjo kudsumbermakmur kudtemanggung kudungaran kudwonogiri