Akses Baru Kukar–Kutim Dikebut, Bupati Aulia Tinjau Langsung Proyek Jalan Penghubung
Penulis: Umar Daud Muhammad
Kamis, 23 April 2026 | 116 views
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat meninjau progres pembangunan jalan. (Dok. Prokompim Kukar)
Kukar, Presisi.co - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mempercepat pembangunan infrastruktur strategis guna membuka konektivitas antarwilayah. Salah satu fokus utama saat ini adalah pengerjaan jalan penghubung menuju Kutai Timur (Kutim) yang ditargetkan menjadi jalur alternatif baru bagi masyarakat.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, turun langsung meninjau progres pembukaan jalur tersebut di kawasan Kecamatan Muara Kaman menuju Muara Bengkal, Rabu 22 April 2026. Peninjauan ini turut melibatkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) serta pihak swasta yang berkolaborasi dalam proyek pembangunan.
Aulia menegaskan bahwa percepatan pembangunan jalan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur. Kolaborasi ini dinilai mampu mempercepat realisasi proyek yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Pembangunan ini tidak hanya menjadi program pemerintah, tetapi juga hasil kerja sama dengan pihak swasta agar prosesnya bisa lebih cepat dan optimal,” ujarnya.
Secara teknis, jalur penghubung ini memiliki panjang sekitar 20 kilometer. Sebagian besar trase akan dibuka sebagai badan jalan baru, sementara sisanya memanfaatkan dan menghubungkan ruas jalan yang telah tersedia sebelumnya.
Keberadaan jalan ini diharapkan mampu memangkas jarak tempuh antarwilayah, sekaligus meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat.
“Kalau ini tersambung, mobilitas masyarakat akan jauh lebih efisien, baik dari Kukar ke Kutim maupun sebaliknya,” jelasnya.
Tak hanya itu, pembangunan jalan ini juga telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur guna memastikan kesinambungan proyek lintas wilayah. Sinergi tersebut menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan berkelanjutan hingga tuntas.
Dari sisi ekonomi, kehadiran akses baru ini diproyeksikan membawa dampak positif, khususnya dalam memperlancar distribusi logistik dan membuka peluang investasi di kawasan perbatasan yang selama ini relatif sulit dijangkau.
“Distribusi logistik akan lebih lancar, sekaligus membuka peluang investasi baru di wilayah yang sebelumnya belum berkembang optimal,” terangnya.
Selain meningkatkan konektivitas Kukar–Kutim, jalur ini juga dinilai dapat memperpendek akses menuju Samarinda dari arah Kutim melalui Muara Kaman, dibandingkan rute yang selama ini digunakan.
Pemkab Kukar berharap pembangunan badan jalan dapat segera rampung, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman yang masih memiliki keterbatasan akses transportasi.
Langkah percepatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Kalimantan Timur.