Penulis: Akmal Fadhil
Sabtu, 11 April 2026 | 101 views
Jajaran kepengurusan APTHN-HAN Kaltim dalam sesi pelantikan. (Presisi.co/Akmal)
Samarinda, Presisi.co - APHTN-HAN Kalimantan Timur melantik kepengurusan baru yang dirangkai dengan seminar nasional bertema “Membangun Legislasi Berkualitas di Indonesia: Tantangan dan Gagasan”.
Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Andi Harun serta Ketua PP APHTN-HAN, Retno Saraswati di Auditorium Untag 45 Samarinda pada Sabtu 11 April 2026.
Ketua APHTN-HAN Kaltim, Isnawati, yang juga Dekan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, menyampaikan bahwa pelantikan ini melibatkan sekitar 34 orang pengurus serta 7 orang dewan penasihat dan pembina.
“Totalnya kurang lebih 41 orang. Ini menjadi kekuatan awal untuk bagaimana kita bergerak sebagai organisasi akademisi,” ujar Isnawati.
Ia menegaskan bahwa APHTN-HAN memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintah daerah, khususnya dalam pembentukan regulasi yang berkualitas.
“Kita berada di ruang lingkup akademisi. Tentu kita ingin berkontribusi kepada pemerintah daerah, terutama dalam membangun legislasi yang lebih baik dan berkualitas,” katanya.
Menurutnya, APHTN-HAN Kaltim merupakan wadah kolaborasi dari berbagai perguruan tinggi di daerah.
Tercatat ada sembilan universitas yang tergabung, di antaranya dari Balikpapan, Kutai Kartanegara, serta sejumlah kampus di Samarinda seperti Universitas Mulawarman, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Samarinda, serta Unikarta dan Untag 45 Samarinda.
“Kami berharap dosen-dosen hukum tata negara dan hukum administrasi negara bisa berkolaborasi, tidak hanya sesama akademisi tetapi juga dengan praktisi, untuk bersama-sama membangun Kalimantan Timur,” lanjutnya.
Ke depan, APHTN-HAN Kaltim akan segera menggelar rapat kerja guna menyusun program strategis organisasi. Salah satu agenda yang disiapkan adalah roadshow ke berbagai kampus.
“Kami akan melakukan roadshow dan membahas implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Ini penting agar kehadiran kami benar-benar dirasakan,” tukasnya Isnawati.
Melalui pelantikan dan seminar nasional ini, APHTN-HAN Kaltim menegaskan komitmennya untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penguatan legislasi yang responsif dan berkualitas. (*)