Kekurangan Ratusan Ruang Kelas di Kukar Jadi Sorotan DPRD
Penulis: Umar Daud Muhammad
1 jam yang lalu | 0 views
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kukar, Akbar Haka (Presisi.co/Daud)
Tenggarong, Presisi.co - Kekurangan ruang kelas di sejumlah sekolah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi sorotan DPRD Kukar. Persoalan ini dinilai berpotensi mengganggu efektivitas proses belajar mengajar jika tidak segera ditangani.
Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Akbar Haka, menyebut berdasarkan data yang diterima dari tingkat distrik, kekurangan ruang kelas terjadi di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD hingga SMP.
“Kurang lebih sekitar 400 ruang kelas yang masih dibutuhkan. Ini angka yang cukup besar dan harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya pada Senin, 30 Maret 2026.
Menurut Akbar, keberadaan ruang kelas merupakan kebutuhan dasar dalam dunia pendidikan. Kekurangan fasilitas tersebut berdampak langsung pada sistem pembelajaran di sekolah, termasuk penerapan jadwal belajar bergantian antara pagi dan siang.
“Kita melihat ada sekolah yang terpaksa menerapkan sistem masuk pagi dan siang. Ini perlu dikaji karena bisa memengaruhi efektivitas belajar siswa,” katanya.
Ia menilai kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kualitas pembelajaran, tetapi juga berpotensi memengaruhi kenyamanan serta daya tangkap siswa terhadap materi pelajaran.
Karena itu, Komisi IV DPRD Kukar berkomitmen mendorong pembahasan lebih lanjut bersama pimpinan DPRD serta pemerintah daerah guna mencari solusi konkret atas persoalan tersebut.
“Kami akan berkomunikasi dengan ketua komisi dan pimpinan DPRD agar persoalan ini bisa segera ditindaklanjuti. Jangan sampai berlarut-larut,” tegasnya.
Akbar juga mengingatkan bahwa jika tidak segera diatasi, kekurangan ruang kelas dapat berdampak pada kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kukar dalam jangka panjang.
“Kita khawatir jika ini dibiarkan, akan berpengaruh terhadap kualitas pendidikan dan SDM ke depan,” pungkasnya. (*)