search

Berita

Andi Harun TPA Sambutan

Andi Harun Akui 10 Insinerator Belum Cukup, Pemkot Siapkan Proyek Pengolahan Sampah Skala Besar

Penulis: Muhammad Riduan
1 jam yang lalu | 0 views
Andi Harun Akui 10 Insinerator Belum Cukup, Pemkot Siapkan Proyek Pengolahan Sampah Skala Besar
Kondisi sampah di TPA Sambutan. (Presisi.co/Muhammad Riduan)

Samarinda, Presisi.co - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengakui pembangunan 10 insinerator oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda belum mampu sepenuhnya mengatasi persoalan sampah di Kota Tepian.

Menurutnya, produksi sampah di Samarinda saat ini mencapai lebih dari 600 ton per hari, sehingga dibutuhkan tambahan fasilitas pengolahan dengan kapasitas yang lebih besar.

“Tentu belum cukup, karena sampah kita lebih dari 600 ton per hari,” ujarnya pada Senin, 30 Maret 2026.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Samarinda tengah menyiapkan rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah skala besar yang akan ditempatkan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan.

Andi Harun menjelaskan, sejumlah opsi teknologi tengah dipertimbangkan, mulai dari insinerator berkapasitas besar hingga sistem pengolahan sampah berbasis energi atau waste to energy.

“Kita siapkan kemungkinan insinerator besar dengan kapasitas sekitar 100 ton per delapan jam, atau pengolahan berbasis energi seperti listrik,” jelasnya.

Ia menambahkan, proyek tersebut membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Karena itu, pemerintah kota berupaya menggandeng pihak swasta agar pembiayaannya tidak sepenuhnya membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Saat ini ada beberapa pihak yang serius, termasuk perusahaan dari Malaysia, perusahaan dalam negeri, dan juga dari Danantara,” katanya.

Meski demikian, Pemkot Samarinda masih melakukan kajian terhadap calon mitra, terutama terkait tingkat keseriusan dan kredibilitas perusahaan yang akan terlibat.

“Kita tidak hanya melihat minat, tapi juga bonafitas dan keseriusan mitra. Ini akan menggunakan pendekatan bisnis ke bisnis yang saling menguntungkan,” tegasnya.

Andi Harun menegaskan, pengelolaan sampah tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah kota, mengingat tantangan Samarinda sebagai kota urban yang dituntut menjaga kebersihan lingkungan.

“Pengurangan timbunan sampah menjadi agenda prioritas. Kota tidak boleh kotor dan harus kita upayakan bersama agar tetap bersih,” pungkasnya. (*)