search

Advetorial

andi harunPemkot SamarindaInsineratorTPS Samarinda

10 Insinerator yang Disiapkan Pemkot Samarinda Ditarget Kurangi Hingga 600 Ton Sampah per Hari

Penulis: Muhammad Riduan
1 jam yang lalu | 2 views
10 Insinerator yang Disiapkan Pemkot Samarinda Ditarget Kurangi Hingga 600 Ton Sampah per Hari
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Presisi.co/Riduan)

Samarinda, Presisi.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan sebanyak 10 fasilitas tempat pengolahan sampah yang dilengkapi insinerator dan siap dioperasikan pada tahun 2026 mendatang.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengatakan secara fungsional seluruh fasilitas tersebut telah siap, meski masih terdapat sejumlah pekerjaan minor yang tengah diselesaikan.

“Sudah ada 10 TPS sekaligus insinerator yang siap operasi di 2026. Tinggal pekerjaan minor seperti penataan taman dan penghijauan,” ujarnya, Sabtu 28 Maret 2026.

Orang nomor satu di Kota Tepian tersebut menjelaskan, sebelum diresmikan, fasilitas tersebut akan melalui tahapan administrasi, pembersihan lokasi, hingga uji coba operasional.

“Nanti setelah semua selesai, termasuk komisioning atau uji coba, baru kita resmikan secara bersamaan,” katanya.

Dari sisi kapasitas, setiap insinerator mampu mengolah sekitar 20 ton sampah dalam waktu delapan jam. Jika dioperasikan dalam dua hingga tiga shift, kapasitas pengolahan bisa meningkat signifikan.

“Kalau dua shift bisa 40 ton, kalau ditambah jadi tiga shift bisa sampai 60 ton per hari. Dengan 10 unit, kita bisa mengurai sekitar 400 sampai 600 ton sampah per hari,” jelasnya.

Menurut Andi Harun, keberadaan insinerator ini akan berdampak langsung pada pengurangan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Ia juga menyebut, pengelolaan sampah di TPA Sambutan kini telah menggunakan sistem pengolahan, tidak lagi metode open dumping.

“Di TPA kita sudah tidak lagi open dumping, tapi sudah dikelola, termasuk instalasi air lindi juga sudah tersedia,” ungkapnya.

Meski demikian, pemerintah kota masih akan melanjutkan sejumlah pekerjaan tambahan untuk meningkatkan daya dukung pengelolaan sampah di TPA.

Lebih lanjut, Andi Harun mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Kita tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, tapi harus bersama-sama menjaga kebersihan kota,” tegasnya.

Pemkot Samarinda berharap, dengan dukungan fasilitas dan partisipasi masyarakat, persoalan sampah di kota tersebut dapat ditangani secara lebih optimal. (*)

Editor: Redaksi