search

Berita

Anakan OrangutanBKSDA KaltimEvakuasi OrangutanConservation Action Network

Anakan Orangutan Bernama Panji Dievakuasi dari Permukiman Warga di Bengalon

Penulis: Muhammad Riduan
1 jam yang lalu | 0 views
Anakan Orangutan Bernama Panji Dievakuasi dari Permukiman Warga di Bengalon
Petugas saat menggendong Anakan Orangutan Bernama Panji.(Dok.CAN Borneo)

Samarinda, Presisi.co – Media sosial resmi Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur (BKSDA Kaltim) mengabarkan adanya evakuasi seekor anakan orangutan dari kawasan permukiman warga di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Dari sana diinformasikan, pada Kamis 12 Februari 2026, Call Center BKSDA Kaltim menerima laporan dari Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kutim terkait keberadaan orangutan di Desa Rawa Indah, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutim.

Menindaklanjuti laporan itu, Jumat 13 Februari 2026, Tim Seksi KSDA Wilayah II Tenggarong bersama tim Conservation Action Network (CAN) dan warga setempat melakukan pengecekan ke lokasi. Hasilnya, tim menemukan seekor anakan orangutan yang tengah tertidur di atas tajuk pohon mangga di pekarangan warga.

Berdasarkan pemeriksaan awal, anak orangutan tersebut diperkirakan berusia sekitar 15 bulan, berjenis kelamin jantan, dan menunjukkan perilaku agresif. Setelah berhasil dievakuasi, satwa itu langsung dibawa ke pusat penyelamatan satwa (PPS) Long Sam yang dikelola CAN untuk menjalani pengecekan kesehatan serta penanganan lebih lanjut.

Direktur CAN Borneo, Paulinus Kristianto menyampaikan bahwa bayi orangutan tersebut kemungkinan terpisah dari induknya.

“Bayi orangutan ini kemungkinan terpisah dengan ibunya, sehingga berusaha bertahan dengan mencari makan ke pohon buah mangga yang berada di pekarangan warga,” ungkapnya, Sabtu 14 Februari 2026.

Ia menekankan pentingnya peran call center BKSDA dalam menangani kejadian serupa. Menurutnya, dengan ini masyarakat diharapkan segera melapor dan tidak bertindak sendiri apabila menemukan satwa liar yang masuk ke area permukiman.

“Jika ada kejadian begini warga dapat segera melapor dan tidak bertindak sendiri. Sehingga upaya gerak cepat tim penyelamatan dapat sangat efektif,” tambahnya.

Anakan orangutan tersebut diketahui bernama Panji dan saat ini berada dalam pengawasan tim medis di PPS Long Sam untuk proses rehabilitasi lebih lanjut. (*)

Editor: Redaksi