search

Daerah

Kasus Harimau Menyerang ManusiaBKSDA KaltimMacan Dahan

Macan Dahan Ditemukan di Rumah Pemilik Harimau yang Menyerang Manusia, Sudah Dikirim ke Balai Konservasi Tabang, Kukar

Penulis: Redaksi Presisi
Selasa, 21 November 2023 | 379 views
Macan Dahan Ditemukan di Rumah Pemilik Harimau yang Menyerang Manusia, Sudah Dikirim ke Balai Konservasi Tabang, Kukar
MACAN DAHAN - Macan Dahan yang ditemukan di dalam rumah bernomor 99, Jalan Wahid Hasyim II Samarinda. Kini telah berada di Tabang Kukar bersama Harimau milik AS juga. IST/BALAI GAKKUM

Samarinda, Presisi.co - Macan Dahan yang ditemukan di rumah bernomor 99, Jalan Wahid Hasyim II, RT 11, Kelurahan Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara juga dievakuasi oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim.

Kepala BKSDA Kaltim, M. Ari Wibawanto mengatakan bahwa macan yang belum diketahui usianya tersebut telah dibawa bersama dengan Harimau yang menerkam Supriadi ke Balai Konservasi PT Gunung Bayan yang berada di Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (20/11/2023) pagi.

Ari Wibawanto mengatakan Macan Dahan telah dievakuasi, Minggu (19/11/2023), Pukul 20.00 Wita.

"Ketahuan setelah Polresta Samarinda menggeledah rumah pemilik Harimau. Kandangnya di belakang rumah," ungkap M. Ari Wibawanto.

Ari menjelaskan sedikit mengenai Macan Dahan.

Hewan ini aktif berburu pada malam hari. Macan dahan masuk dalam satwa yang dilindungi dengan kategori vulnerable atau rentan punah.

Macan dengan ciri khas kulit abu kecokelatan dengan corak seperti awan dan bintik di tubuhnya tersebut tersebar di Asia Tenggara dan Timur.

Di Indonesia sendiri macan ini bisa ditemukan di Sumatera, Pulau Jawa dan Kalimantan.

"Tapi karakteristik Macan Dahan di Indonesia sudah jauh berbeda dengan yang tersebar di Asia Tenggara dan Timur lainnya," jelas Ari Wibawanto.

Saat ini Harimau dan Macan Dahan milik Andre sudah berada di Tabang.

Pihaknya akan segera melakukan pengambilan sample DNA untuk mengetahui jenis dan asal kedua hewan liar tersebut.

"Tapi yang jelas keduanya sehat. Saat dilepas ke tempat observasi masih ada sifat liarnya," imbuhnya.

Pihaknya juga telah memastikan bahwa tak ada lagi hewan buas di rumah AS.

Namun, di rumah Andre ditemukan cukup banyak anjing ras yang dipelihara oleh pengusaha kayu tersebut.

"Kalau anjing kan memang peliharaan domestik. Jadi tidak ada masalah," ucapnya.