search

Daerah

KONI Kaltim Rusdiansyah Aras PON 2028 Porprov VIII Paser Prestasi Olahraga Pembinaan Atlet SEA Games Rakerprov KONI Kaltim Pemprov Kaltim

KONI Kaltim Catat Lonjakan Prestasi Sepanjang 2025, Rakerprov Awal Menuju PON 2028

Penulis: Akmal Fadhil
12 jam yang lalu | 111 views
KONI Kaltim Catat Lonjakan Prestasi Sepanjang 2025, Rakerprov Awal Menuju PON 2028
Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras saat menyampaikan capaian selama Tahun 2025. (Presisi.co/Akmal).

Samarinda, Presisi.co – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur, telah mencatat capaian kinerja signifikan sepanjang tahun 2025 di berbagai ajang olahraga nasional dan internasional.

Capaian tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi dan pijakan utama dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kaltim yang digelar untuk menyusun strategi pembinaan menuju PON 2028.

Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menyampaikan sepanjang 2025 atlet Kaltim berhasil mengoleksi total 138 medali dengan rincian 25 emas, 41 perak, dan 72 perunggu, disertai peningkatan performa sebesar 12 persen dibanding periode sebelumnya.

Selain itu, pada ajang PON Merdeka IX 2025, kontingen Kaltim mampu menembus lima besar nasional, berada di bawah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Dalam ajang tersebut, Kaltim meraih 16 medali emas, 15 perak, dan 32 perunggu.

“Capaian ini menunjukkan konsistensi pembinaan dan daya saing atlet Kaltim di level nasional,” kata Rusdiansyah Aras di agenda Rakerprov KONI Kaltim pada Sabtu 3 Januari 2026.

Prestasi Kaltim juga tercatat di level regional dan internasional. Pada ajang Sukan Borneo, Kaltim menempati peringkat ketiga dengan raihan 12 emas, 11 perak, dan delapan perunggu.

Sementara di SEA Games Thailand, atlet asal Kaltim yang memperkuat kontingen Indonesia menyumbangkan tiga medali emas, delapan perak, dan sepuluh perunggu.

Rusdiansyah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas dukungan yang dinilai berperan penting dalam pembinaan prestasi olahraga daerah.

“Dukungan pemerintah provinsi, baik secara moral maupun material, menjadi faktor utama keberlanjutan pembinaan atlet di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Memasuki tahun 2026, KONI Kaltim menilai tantangan pembinaan olahraga semakin kompleks.

Selain mempersiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII di Kabupaten Paser, KONI juga mulai menyusun langkah awal menghadapi babak kualifikasi PON 2028.

Porprov VIII disebut tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sarana penjaringan atlet potensial yang akan diproyeksikan ke tingkat nasional.

Dalam Rakerprov, KONI Kaltim juga akan memaparkan program kerja bidang-bidang tahun 2026 serta menyusun peta jalan (road map) menuju target tiga besar pada PON XXII 2028.

Rusdiansyah menegaskan pentingnya pemetaan kekuatan cabang olahraga, evaluasi program latihan, serta pemenuhan kebutuhan atlet dan pelatih secara terukur dan berkelanjutan.

Di akhir penyampaiannya, Rusdiansyah Aras menyatakan tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai Ketua Umum KONI Kaltim.

Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan memastikan proses transisi kepemimpinan berjalan stabil menjelang agenda besar PON 2028.

“Estafet kepemimpinan harus berjalan dewasa dan berorientasi pada prestasi, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegasnya.

Rakerprov KONI Kaltim diharapkan menjadi momentum konsolidasi seluruh pemangku kepentingan olahraga daerah dalam meny iapkan langkah strategis dan realistis menghadapi tantangan prestasi ke depan. (*)

Editor: Redaksi