search

Berita

IKNPenajam Paser UtaraDifabelPelatihan Coding

Pelatihan Digital dan Energi Terbarukan Batch II di Sepaku

Penulis: Redaksi Presisi
Senin, 27 Mei 2024 | 611 views
Pelatihan Digital dan Energi Terbarukan Batch II di Sepaku
Suasana dalam Pelatihan Coding Mum, Coding Difabel, dan Solar Mum Batch II. (Ist)

Penajam Paser Utara, Presisi.co – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menggelar program Pelatihan Coding Mum, Coding Difabel, dan Solar Mum Batch II. Acara ini diresmikan di Kantor Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) pada Minggu, 26 Mei 2024.

Program ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam teknologi, digital, dan pengelolaan energi kepada masyarakat, guna meningkatkan kemandirian dan pengembangan bisnis lokal. Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan batch pertama dan kali ini diikuti oleh masyarakat dari berbagai desa dan kelurahan.

Pelatihan Coding Mum dan Coding Difabel Batch II akan berlangsung setiap Sabtu dan Minggu di Kantor Desa Bukit Raya selama enam minggu, dari 26 Mei hingga 14 Juli 2024. Peserta akan mendapatkan materi tentang literasi digital, desain, pengembangan website, dan pemasaran digital.

"Ini merupakan lanjutan dari program tahun sebelumnya dan saat ini diikuti oleh enam desa di Kecamatan Sepaku. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan digital masyarakat," ujar Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital, Prof. Ali Berawi M. Eng. Sc., Ph.D.

Risa, salah satu alumni Coding Mum Batch I, merasa sangat terbantu dengan pelatihan ini. "Semua materi tidak ada yang sulit, asalkan kita mau belajar. Kita juga didampingi mentor. Materi yang paling saya suka adalah Kalender Konten. Setiap hari saya harus membuat konten menarik, dari situ saya mendapatkan banyak followers dan sering dipanggil sebagai influencer," ungkapnya.

Program Coding Difabel juga memberikan pengetahuan baru tentang media sosial bagi masyarakat difabel, serta mendorong mereka untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam berkarya. Aper, alumni pelatihan Coding Difabel, mengatakan, "Teman-teman difabel kadang susah bersosialisasi karena minder. Semoga ke depan teman-teman difabel tidak perlu malu karena kita juga bisa berkreasi dan turut serta dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara."

Program Solar Mum Batch II melatih masyarakat, khususnya ibu-ibu, untuk memanfaatkan energi baru terbarukan. Peserta dilatih merakit produk panel surya, mulai dari pengenalan komponen, perakitan, hingga prosedur pemeliharaannya. Program ini diharapkan memberdayakan ibu-ibu dalam menggunakan teknologi energi surya sebagai sumber listrik alternatif di Nusantara.

"Program Solar Mum ditujukan untuk memanfaatkan energi terbarukan. Ibu rumah tangga dilatih merakit lampu dengan solar panel sebagai bagian dari Transformasi Hijau," kata Prof. Ali Berawi.

Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Transformasi Hijau Agus Gunawan, Direktur Pemberdayaan Masyarakat Conrita Ermanto, Direktur Kecerdasan Buatan Adhiguna Mahendra, Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik Troy Pantouw, serta alumni Coding Mum, Coding Difabel, dan Solar Mum Batch I. Kepala Desa Argomulyo, Sukesi, juga turut hadir dalam kegiatan ini. (*)