search

Advetorial

dprd kaltimMuhammad Syahrun

Tumbuhkan Nasionalisme, Haji Alung Sampaikan Pesan Khusus untuk Generasi Muda Desa Liang Ulu

Penulis: Redaksi Presisi
Rabu, 20 Desember 2023 | 364 views
Tumbuhkan Nasionalisme, Haji Alung Sampaikan Pesan Khusus untuk Generasi Muda Desa Liang Ulu
Anggota DPRD Kaltim Muhammad Syahrun saat menggelar Sosbang di Desa Liang Ulu. (Istimewa)

Kukar, Presisi.co - Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Syahrun melanjutkan kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) di Desa Liang ulu pada Rabu, 20 Desember 2023. Dalam kesempatan tersebut, Haji Alung sapaannya, memberi pesan khusus bagi generasi muda di desa setempat. 

"Nasionalisme harus menjadi pegangan utama anak-anak muda dalam meneruskan cita-cita kemerdekaan” katanya.

Politisi Golkar ini berharap, generasi muda memahami wawasan kebangsaan dan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar falsafah negara yang terangkum dalam empat pilar berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. 

"Kita harus bisa menghidupkan keempat konsensus bernegara ini dalam kehidupan sehari-hari," kata dia. 

Politisi Golkar ini berharap masyarakat di Benua Etam hidup dengan rukun dan damai. Maka itu, ia tegaskan, agenda sosbang oleh mereka menjadi sarana yang tepat untuk merawat nasionalisme. 

"Kita harus terus menjaga kerukunan dan kedamaian di Kalimantan Timur. Mari kita saling menghormati perbedaan, agar kita dapat hidup berdampingan dengan rukun dan damai," tambahnya.

Haji Alung juga memberikan pesan penting mengenai kondusifitas daerah. Termasuk, menjadikan pertemuan ini sebagai momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika politik dan ekonomi yang terus berubah.

"Jika Kaltim senantiasa terjaga kondusifitasnya, pasti perekonomian kita akan tetap bertahan dan membaik, apalagi dengan kehadiran IKN (Ibu Kota Nusantara, Red)," ungkapnya.

Haji Alung turut mengundang Ahmad Fadillah sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Ahmad Fadillah mengapresiasi kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan sebagai langkah positif di tengah gejolak paham liberal dan radikal yang tengah meresahkan sebagian masyarakat.

Ahmad mengulas sejarah panjang Pancasila sebagai ideologi bangsa, membandingkannya dengan pondasi utama sebuah gedung.

"Tanpa dasar yang kokoh, bangunan itu pasti akan roboh," pungkasnya. (*)

Editor: Redaksi