Guntur Ingatkan Warga Loa Raya Pentingnya Pendidikan Pancasila untuk Jaga Persatuan Bangsa
Penulis: Presisi 1
Jumat, 22 Mei 2026 | 0 views
Kegiatan Sosperda yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD Kaltim, Guntur di Desa Loa Raya.
Tenggarong, Presisi.co – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Guntur, kembali melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Jumat 22 Mei 2026 pagi.
Guntur menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga di tengah derasnya arus informasi saat ini.
“Kita ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” ujar Guntur.
Politikus PDI Perjuangan tersebut menjelaskan, Perda Nomor 9 Tahun 2023 menjadi landasan hukum dalam memperkuat pemahaman kebangsaan sekaligus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi muda sebagai bekal menjaga keutuhan bangsa di masa depan.
“Harapannya, pengetahuan yang sudah diatur dalam peraturan ini bisa diwariskan dan berkelanjutan, menjadi bekal bagi generasi berikutnya,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Guntur juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu-isu provokatif maupun informasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
Ia menegaskan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Mencintai NKRI itu harga mati. Jangan mudah percaya dengan konspirasi-konspirasi yang dimainkan oleh oknum tertentu untuk memecah belah bangsa ini,” tegasnya.
Guntur menilai hadirnya Perda tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ideologi negara sekaligus membangun karakter masyarakat.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan semangat pembangunan karakter bangsa atau nation and character building yang menjadi fondasi penting dalam menjaga arah perjalanan bangsa.
Di akhir kegiatan, ia mengajak masyarakat Desa Loa Raya untuk terus mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sosial sehari-hari agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah persatuan.
“Dengan memahami sejarah dan nilai-nilai kebangsaan, masyarakat diharapkan bisa lebih bijak menyikapi berbagai isu yang berpotensi memecah persatuan. Pendidikan Pancasila penting, bukan hanya di sekolah, tapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari,” pungkasnya. (*)