search

Daerah

Digital Leadership Academyandi harunPemkot Samarinda

Di DLA Singapura, Wali Kota Samarinda Bicara Soal Digitalisasi Penyaluran Bansos

Penulis: Redaksi Presisi
1 hari yang lalu
Di DLA Singapura, Wali Kota Samarinda Bicara Soal Digitalisasi Penyaluran Bansos
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat bertemu dengan Dubes RI untuk Singapura, Suryo Pratomo. (Istimewa)

Presisi.co - Wali Kota Samarinda Andi Harun terpilih sebagai salah satu kepala daerah yang ikut dalam Digital Leadership Academy (DLA) yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informartika (Kominfo) RI di Singapura pada Rabu, 23 November 2022.

Orang nomor satu di Kota Tepian ini, bergabung bersama sejumlah kepala daerah lain untuk mengikuti pelatihan unggulan antara Kemenkominfo RI bersama perguruan tinggi terbaik dunia, di antaranya National University of Singapore (NUS), Tsinghua University, Harvard University dan University of Oxford.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Harun diketahui sempat berbicara mengenai sistem digital dalam hal penyaluran bantuan sosial, seperti misalnya PKH (Program Keluarga harapan) dan BLT (Bantuan Langsung Tunai). 

Sebagaimana diketahui, upaya yang dilakukan oleh Pemkot Samarinda dalam mengendalikan inflasi mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Anggaran sebesar Rp 16,5 miliar yang berasal dari dana Biaya Tidak Terduga (BTT) dan Rp 19,2 miliar Dana Insentif Daerah (DID). Keseluruhannya diperuntukan dalam rangka perlindungan sosial, cipta lapangan kerja, serta peningkatan usaha mikro.

Berdasarkan data BPS Kaltim, capaian Samarinda pada September 2022 adalah sebesar 0,83 persen.

Terkait DLA tahun ini, Menkominfo Johnny G. Plate juga sudah menegaskan bahwa kepemimpinan digital sangat penting sebagai salah satu kunci keberhasilan transformasi digital nasional.

Sebagai pembuat kebijakan, diperlukan pengetahuan substansi yang mendasar dan perluasan ekosistem digital agar dapat membuat kebijakan kolaboratif dan sinergi untuk mendukung pengembangan ekosistem digital di Indonesia.

Dipilihnya Singapura untuk kegiatan ini karena Singapura merupakan Negara dengan peringkat ke-5 tertinggi pada Digital Competitiveness Ranking dalam hasil survey International Institute for Management Development (IMD) tahun 2021.

Dalam DLA kali ini, sebanyak 20 orang dari 500 orang kepala daerah terpilih dengan kriteria tertentu seperti, Kabupaten / Kota Terinovatif, realisasi APBD tertinggi, inflasi dibawah rata - rata nasional serta masa jabatan sampai dengan tahun 2024. (*)