Penulis: Umar Daud Muhammad
Tenggarong, Presisi.co - Menjelang lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, kepolisian bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menyusun skema Operasi Ketupat 2026.
Pengamanan Ops Ketupat akan bekerja sama dengan berbagai lintas sektor dengan menyasar masjid, lokasi objek wisata dan rekayasa lalu lintas sejumlah ruas jalan yang dilalui para pemudik jelang lebaran diseluruh wilayah Kukar.
Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar, mengatakan dalam waktu dekat akan menggelar rapat lintas sektoral ditingkat kabupaten.
"Sementara ini masih dilangsungkan rapat ditingkat Mabes Polri, setelah itu di Polda baru kita akan menggelar ditingkat kabupaten," ujar AKBP Khairul pada Senin, 2 Maret 2026.
Namun, kepolisian sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah OPD untuk memulai penyusunan skema pengamanan nanti.
"Yang pasti kami menyiapkan 150 personel yang akan berjaga di 200 lebih masjid, ada lima yang diruang terbuka, kami juga melihat 12 objek wisata besar yang kerap dikunjungi wisatawan," paparnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Ahmad Junaidi menyampaikan, pihak pemerintah tengah mempersiapkan langkah antisipasi meledaknya pengguna jalan pada momen mudik lebaran nanti.
Terutama lokasi objek wisata dan pusat perbelanjaan yang diprediksi terjadi kerawanan risiko lalu lintas dan kemacetan ruas jalan.
"Libur lebaran dan libur hari raya yang hampir bersamaan tentu akan menghambat mobilitas masyarakat ke tempat objek wisata maupun pusat perbelanjaan. Ini kita antisipasi dengan kolaborasi dengan sejumlah OPD meminimalisir risiko yang ada," tegasnya.
Selain itu, Junaidi akan melakukan pengamanan ekstra pada transportasi laut. Berkaca dari kejadian-kejadian sebelumnya untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan penyeberangan kapal di Kukar.
"Penyeberangan kapal sendiri itu ada 57 titik di Kukar. Ini juga menjadi sorotan belajar dari pengalaman ada kecelakaan perlu meningkatkan pengawasan nantinya," tandasnya. (*)
Editor: Redaksi




