search

Advetorial

Arus Balik Lebaranandi harunPelabuhan SamarindaBandara SamarindaPemkot Samarinda

Gerbang Masuk Samarinda Diperketat Saat Arus Balik Lebaran, Begini Penjelasan Wali Kota Andi Harun

Penulis: Jeri Rahmadani
Jumat, 06 Mei 2022
Gerbang Masuk Samarinda Diperketat Saat Arus Balik Lebaran, Begini Penjelasan Wali Kota Andi Harun
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan pengetatan tracing di pintu-pintu bandar udara dan pelabuhan Kota Samarinda untuk mengantisipasi penularan Covid-19 usai lebaran 2022. (Jeri Rahmadani/Presisi.co)

Samarinda, Presisi.co - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah berkoordinasi dengan TNI-Polri terkait pengamanan arus balik lebaran 2022.

Andi Harun mengatakan, pengetatan di sejumlah ruang publik telah mulai diberlakukan per 6 Mei 2022 ini, dibarengi dengan giat vaksinasi booster Covid-19 bagi masyarakat di pintu-pintu pelabuhan dan bandar udara.

Ia berharap masyarakat yang kembali datang setelah libur lebaran dalam kondisi sehat dan terbebas dari Covid-19.

"Kita sudah koordinasi dengan otoritas ruang publik seperti bandara dan pelabuhan, kita akan melakukan tracing, kemarin kita tambah untuk menyediakan layanan booster bagi masyarakat yang belum mendapat vaksin ketiga baik di bandara atau pelabuhan," ujar walikota, Jumat, 6 Mei 2022.

Pengetatan tracing dan vaksinasi itu akan diberlakukan intensif di pintu-pintu masuk kota Samarinda pada tanggal 6, 7 dan 8 Mei 2022, dimana waktu-waktu itu diprediksi akan menjadi puncak arus balik lebaran.

"Sekarang sudah dipersiapkan oleh BPBD dan lintas instansi TNI-Polri, tanggal 6,7 dan 8 kita mulai bergerak," ucap Andi Harun.

Ia menambahkan, pengetatan ini dirasa perlu agar momen lebaran tahun ini yang sudah semakin longgar tak kembali menjadi media penularan Covid-19.

Di kota Samarinda sendiri, sebut Andi Harun, tidak dilakukan penyekatan dan pembatasan tertentu selama aktivitas mudik. Namun diterangkannya bahwa pemkot terus mengimbau agar masyarakat tak mengundurkan protokol kesehatan (Prokes), minimal penggunaan masker.

"Kita ingin memastikan setidaknya warga yang datang ke kota Samarinda dalam kondisi sehat, supaya saat kembali semuanya bisa terjaga," pungkasnya. (*)

Editor: Yusuf