Renovasi Selesai, Andi Harun Ingin Masjid Raya Darussalam Jadi Pusat Ibadah
Penulis: Muhammad Riduan
5 jam yang lalu | 0 views
Penampakan dari luar kondisi renovasi Masjid Raya Darussalam pascarenovasi. (Presisi.co/Muhammad Riduan)
Samarinda, Presisi.co — Renovasi Masjid Raya Darussalam di Jalan K.H. Abdullah Marisie, Kecamatan Samarinda Kota, resmi rampung. Peresmian dilakukan pada Jumat 13 Februari 2026 oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Andi Harun menyampaikan rasa syukurnya atas selesainya pekerjaan renovasi masjid yang memiliki nilai historis tinggi bagi masyarakat Samarinda tersebut.
“Alhamdulillah akhirnya pekerjaan renovasi Masjid Raya Darussalam selesai dengan kualitas yang sangat bagus. Kita meyakini masjid ini akan menjadi pusat kegiatan ibadah, kajian keilmuan, sekaligus kegiatan sosial masyarakat,” ucapnya.
Orang nomor satu di Kota Tepian tersebut menekankan, selain nilai sejarahnya yang melekat dengan perkembangan Kota Samarinda, lokasi masjid yang strategis menjadikannya sebagai salah satu ikon penting kota.
“Kita jaga dan makmurkan Masjid Raya ini. Semoga umat semakin giat beribadah dan persatuan masyarakat semakin kuat, sehingga Samarinda menjadi kota yang penuh berkah,” katanya.
Kini Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda juga tengah mempersiapkan pembangunan jalan penghubung antara kawasan Pasar Pagi Samarinda dengan Masjid Raya Darussalam. Proyek tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan terpadu di pusat kota.
“Kita sedang persiapan pekerjaan jalan penghubung dari Pasar Pagi ke Masjid Raya. Ini akan menjadi satu kawasan yang terkoneksi secara bertahap,” jelasnya.
Ia menargetkan pada 2029 seluruh konektivitas kawasan. Termasuk pada tahun depan segmen di Citra Niaga dan Teras Samarinda tahap II yang dalam tahap penyelesaian. Selain itu, drainase di sekitar masjid juga akan ditata ulang dan ditutup untuk mempercantik kawasan.
“Pokoknya ini satu kawasan. Jadi, yang kita bangun itu bukan cuma satu dua bangunan, tapi yang kita mau kembangkan kawasan,” tegasnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Samarinda, Ananta Fathurrozi, menyebut anggaran renovasi masjid tersebut berkisar Rp25 miliar.
“Saya dapat informasi dari PU itu sekitar Rp25 miliar, kurang lebih Rp24 sekian miliar,” ujarnya.
Sebelumnya, saat meninjau progres renovasi pada 25 Juli 2025, Andi Harun menyebut perubahan signifikan terjadi di bagian interior masjid. Sistem pencahayaan lama yang redup diganti dengan instalasi baru sehingga ruangan menjadi lebih terang dan nyaman.
Bagian kubah, mihrab, serta fasilitas toilet turut direnovasi. Selain itu, area luar masjid juga ditata, termasuk penambahan kapasitas parkir, pemasangan paving block, serta penerangan di area parkir.
Dengan selesainya renovasi ini, Masjid Raya Darussalam diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menjadi simpul pengembangan kawasan religius dan sosial di jantung Kota Samarinda. (*)