search

Daerah

Wisma Atlet Balikpapan Andi Sri JuliartyMayjen Heri WirantoRumah Sakit Balikpapan Penuh

Antisipasi Rumah Sakit Penuh, Wisma Atlet di Stadion Tenis Indoor Balikpapan Jadi Alternatif

Penulis: Nur Rizna Feramerina
Jumat, 09 Juli 2021
Antisipasi Rumah Sakit Penuh, Wisma Atlet di Stadion Tenis Indoor Balikpapan Jadi Alternatif
Wisma Atlet di Stadion Tenis Indoor Balikpapan yang akan dijadikan alternatif tempat perawatan. (Nur Rizna Feramerina/Presisi.co)

Balikpapan, Presisi.co - Pemkot Balikpapan menyiapkan Wisma Atlet di Stadion Tenis Indoor di Jalan Asnawi Arbain sebagai tempat alternatif perawatan pasien Covid-19.

"Ini untuk pasien yang bergejala sedang tetapi tidak bisa ke rumah sakit karena penuh," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Andi Sri Juliarty.

Wisma Atlet ini bukan bersifat rumah sakit darurat. Sebab rumah sakit darurat harus diputuskan oleh gubernur. Jika rumah sakit di Balikpapan benar-benar over kapasitas, baru lah Wisma Atlet ini digunakan. "Daripada di UGD rumah sakit tapi dirawat di kursi roda, lebih baik di sini," jelasnya.

Tenaga kesehatan yang akan bertugas di Wisma Atlet ini akan direkrut lagi. Jumlahnya tergantung ketersediaan tempat tidur. "Harus empat shift, satu shift biasanya empat orang," terangnya.

Sementara jumlah tempat tidur yang tersedia di Wisma Atlet ini sekitar 13 kamar. Satu kamar terdiri dari dua tempat tidur. Sehingga total pasien yang bisa ditampung diperkirakan mencapai 26 orang.

Pemanfaatan Wisma Atlet ini akan didukung dengan alat kesehatan yang sama dengan di rumah sakit. "Paling tidak untuk pertolongan pertama ada infus set dan oksigen," bebernya.

Sebelumnya, Pemkot Balikpapan hendak menunjuk Rumah Sakit Bersalin Kasih Bunda sebagai tempat alternatif tambahan untuk menangani pasien Covid-19. Namun, berdasarkan keterangan camat dan lurah setempat, masyarakat di sekitar rumah sakit belum siap. "Jadi kami cari lagi dan ketemu ini. Sementara baru satu ini tempat alternatifnya,” sebutnya.

Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto siap membantu pemkot memberikan fasilitas tempat isolasi bagi pasien Covid-19 di Balikpapan. "Dodikjur di Manggar ada 300 tempat tidur siap digunakan kalau sewaktu-waktu sangat diperlukan," tegasnya. (*)

Editor: Rizki