search

Daerah

Bocah Hanyut di Sungai Karang MumusBasarnas SamarindaPeristiwa di SamarindaHanyut di Sungai Karang MumusSamarinda

Bocah 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Karang Mumus Ditemukan Tak Bernyawa

Penulis: Kurniawan
Senin, 11 Januari 2021
Bocah 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Karang Mumus Ditemukan Tak Bernyawa
Tim SAR saat mengevakuasi jasad Aldifin Syahreza. (Foto: Istimewa)

Presisi.co, Samarinda - Bocah berusia 13 tahun bernama Aldifin Syahreza ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Karang Mumus, Samarinda pada Senin (11/1/2020) sekitar pukul 13.00 WITA. 

Jasad bocah malang itu sendiri berhasil ditemukan Tim SAR gabungan di bawah kolong rumah seorang warga, setelah hampir 24 jam pencarian.

"Saat melakukan penyisiran di aliran sungai, kami mendapat informasi dari salah seorang warga yang melihat jasad di bawa kolong rumah yang berada di pinggir sungai, saat mendatangi lokasi benar saja jasad tersebut adalah bocah yang hanyut kemarin," jelas Eko Purwanto salah seorang relawan saat di konfirmasi Senin (11/1/2021).

Saat di ditemukan, kondisi jasad Aldifin dalam posisi telungkup dekat tiang penyangga rumah warga.

"Posisinya saat di temukan tertelungkup, dan langsung kita evakuasi," terangnya.

Kepala Unit Siaga Basarnas Samarinda, Riqi Effendi menjelaskan saat melakukan pencarian timnya terkendala arus sungai yang cukup deras, sehingga pihaknya harus menunggu air surut.

"Saat melakukan penyisiran, memang kemarin, aliran air di Sungai Karang Mumus lagi deras akibat hujan yang mengguyur Samarinda pada Jumat Sabtu malam," ucap Riqi.

Lanjut dikatakan Riqi, jasad Aldifin ditemukan 3 kilometer dari lokasi awal dirinya hanyut di kawasan Jalan Kerukunan (Kesehatan Dalam), Kelurahan Sempaja Selatan, Samarinda Utara, Minggu 10 Januari 2020 pukul 13.00 Wita. jatuhnya korban pada Sabtu (10/1) kemarin.

"Saat melakukan evakuasi, kami juga ekstra hati-hati lantaran aliran sungai yang cukup deras," paparnya.

Proses evakusi sendiri dilakukan tim SAR dengan sangat hati-hati menggunakan rubber boat ke lokasi Taman Cerdas di Jalan S Parman untuk kemudian dibawa ke rumah sakit.

"Korban langsung kita bawa ke rumah sakit, sebelum di bawa ke rumah duka," tandasnya.

Editor : Oktavianus