Daerah

Empat Minggu Bertarung di Puncak Pandemi Kedua, Kini Samarinda Masuk Fase Deselerasi

Penulis: Redaksi Presisi

Ilustrasi. (Sumber : Istimewa)

Samarinda, Presisi.co - Kurva Epidemiologi Covid-19 Kota Samarinda mencatatkan kabar gembira. Per hari ini, Senin (10/8/2020) Samarinda diyakini memasuki fase deselerasi atau penurunan kasus, setelah lebih kurang 4 minggu berada dalam fase epidemik kedua.

"Angka kematian kasus terkonfirmasi positif sebesar 3,7 persen, dengan angka kesembuhan 73 persen," tulis Ismed, di grup pesan instan WhatsApp kepada awak media.

Dari keseluruhan kasus positif, 91 persen merupakan kasus tanpa gejala, ringan hingga sedang dan melakukan isolasi mandiri. Hal ini, lanjut Ismed menunjukkan bahwa tingkat penularan di masyarakat menurun dan berhasil ditekan. 

"Beberapa klaster besar berhasil di cegah penularannya. Tentunya, ini didukung pula dengan meningkatnya kepatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan," lanjut Ismed.

Berdasarkan laporan media harian Covid-19 Samarinda, tercatat ada 32 pasien tambahan yang dinyatakan sembuh dari corona. Kasus terbanyak, berasal dari Klaster Pemprov dengan 22 pasien. Positif bertambah 5 kasus dan pasien yang masih dalam perawatan tersisa 89 orang.

Disamping itu, selama vaksin Covid-19 belum ditemukan dapat dipastikan kasus-kasus baru di Kota Tepian akan terus bermunculan. Untuk itu, Ismed kembali mengimbau agar masyarakat tetap komitmen dan disiplin menerapkan protokol kesehatan

"Pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan," imbaunya. 

samarindacovid-19ismed-kosasihkalimantan-timur

Baca Juga