search

Daerah

KebakaranSi Jago Merahsamarindaperistiwa

9 Rumah Warga Habis Dilahap Api, Makmur : Banyak Warga Menonton dan Parkir Sembarangan

Penulis: Topan
Minggu, 23 Februari 2020 | 1.058 views
9 Rumah Warga Habis Dilahap Api, Makmur : Banyak Warga Menonton dan Parkir Sembarangan
Kebakaran yang terjadi di Jalan Untung Suropati. Minggu (23/2) pagi.

Presisi - 9 rumah penduduk di Jalan Untung Suropati Samarinda, habis dilahap api pada Minggu (23/3) pagi, sekitar pukul 05.30 Wita.

Peristiwa kebakaran ini diketahui warga sekitar, usai mereka menunaikan sholat subuh berjamaah di Masjid Al Mujahidin, di RT 5, Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang.

Saat itu, jamaah yang baru saja keluar dari masjid dikejutkan dengan peristiwa kebakaran yang melahap gudang dan rumah warga disekitar lokasi masjid.

Bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu ini membuat amukan si jago merah semakin lincah melahap bangunan yang ada disekitar wilayah kejadian.

Berdasarkan pengakuan saksi mata, api diduga berasal dari arah belakang bangunan gudang yang ikut terbakar.

“Waktu itu, api sudah membesar dan memakan rumah warga, ada saksi yang bilang, asal api dari belakang gudang situ. Ini untung pemadam cepat datang. Kalau gak bisa makin luas, soalnya di sini rumah banyak berbahan kayu,” ungkap Norhan, Ketua RT 5 Karang Asam.

Untuk memadamkan kobaran api, pemadam kebakaran sedikitnya mengarahkan 15 unit mobil pemadam. Amukan si jago merah kali ini, baru dapat dipadamkan setelah 40 menit kemudian.

“Banyak warga yang parkir kendaraan di sembarang tempat dan menonton. Ditambah lagi bangunan yang terbarkar terbuat dari kayu,” terang Makmur Santoso, Kepala PMK Samarinda.

Dia menambahkan, saat ini pihak kepolisian juga tengah menyelidik penyebab pasti kebakaran yang membuat 8 kepala keluarga (KK) dengan jumlah jiwa mencapai 22 orang, harus kehilangan tempat tinggal.

“Masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran kali ini, namun demikian kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.