search

Daerah

banjir samarindadprd kaltimdprd samarindasamarindakaltim

Legislator DPRD Samarinda dan Kaltim Sepakat Penanganan Banjir Jadi Prioritas

Penulis: Andi Desky Randy Pranata
Senin, 20 Januari 2020 | 1.540 views
Legislator DPRD Samarinda dan Kaltim Sepakat Penanganan Banjir Jadi Prioritas
Anggota DPRD Kota Samarinda Novan Syahronny (kiri), Anggota DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis (tengah) dan Anggota DPRD Kota Samarinda Celni Pita Sari (kanan) saat menghadiri Musrembang Kecamatan Samarinda Ulu beberapa waktu lalu.

Presisi – Persoalan banjir yang dialami Kota Tepian atau Samarinda, lagi-lagi menyedot perhatian para anggota dewan, baik yang duduk di DPRD Kota Samarinda dan DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Kolaborasi antara Pemerintah daerah dan legislatif adalah kunci guna menuntaskan masalah yang sudah menahun ini.

Ditemukan pada agenda Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Kecamatan Samarinda Ulu yang berlangsung di Kantor Kecamatan beberapa waktu lalu. Baik anggota DPRD Kota Samarinda Novan Syahronny dan Celni Pita Sari bersama anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Ananda Emira Moeis, bersepakat agar persoalan banjir harus segera di tuntaskan.

Selain jadi momok bagi masyarakat, penanganan banjir yang dialami oleh Samarinda dikatakan Ananda yang tak lain adalah Ketua Fraksi PDI Perjuangan di Karang Paci sebutan bagi DPRD Kaltim, harus dievaluasi dan ditingkatkan.

“Rumah Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur, rumah jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda ada disini, masa banjir, kan lucu. Harus segera dicarikan solusinya," tegas Anggota Komisi III DPRD Kaltim ini.

Apalagi, sejak Samarinda diguyur hujan dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi beberapa waktu lalu, lebih dari 17 ribu jiwa yang tersebar di 7 kelurahan dari 4 kecamatan di Samarinda, menjadi korban banjir yang menggenangi Kota Tepian selama sepekan lalu.

“Lebih banyak persoalan banjir yang dibahas. Penanganan banjir disini (Ulu) harus maksimal. Kalau nggak serius ya banjir terus. Harus ada kolaborasi pemerintah dan dewan. Kebijakan anggaran juga harus fokus pada persoalan ini," tambah Nanda sapaan akrabnya.

Senada, Anggota DPRD Samarinda dapil Ulu, Celni Pita Sari turut mencermati persoalan banjir di wilayah padat penduduk ini.

"Penangan banjir bukan hanya menjadi kewajiban pemerintah, masyarakat juga harus berperan. Saya keliling Ulu, banyak drainase kita macet karena penumpukan sampah. Masyarakat juga harus berperan minimal diwilayahnya masing-masing," terang politisi muda ini.

Politisi Fraksi Nasdem ini menambahkan kedepan akan fokus pada persoalan peningkatan infrastruktur khususnya jalan dan drainase, guna menekan laju banjir.

"Saya baru di dewan, bukan berarti saya diam. Akan saya prioritaskan, apalagi masyarakat disini kemarin mendukung saya, wajib saya berbuat," pungkasnya.