Neneng Chamelia Resmi Dilantik sebagai Sekda Samarinda
Penulis: Muhammad Riduan
1 jam yang lalu | 0 views
Neneng Chamelia Shanti saat di sesi pelantikan menjadi sekda.(Dok.Pemkot Samarinda untuk Presisi.co)
Samarinda, Presisi.co – Neneng Chamelia Shanti resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pejabat pimpinan tinggi pratama yang digelar di Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis 2 April 2026.
Dalam pernyataan perdananya, Neneng menegaskan akan mengedepankan pendekatan komunikasi dan kolaborasi dalam menjalankan tugas sebagai Sekda.
“Saya punya metode komunikasi, kemudian kolaborasi. Nanti seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) kita satu padukan untuk menghadapi kondisi fiskal yang ada. Insyaallah kita bisa,” ujarnya.
Ia juga membuka ruang partisipasi publik dan media dalam mendukung kinerja pemerintah daerah.
“Saya welcome, semua kita rangkul untuk menjadikan Samarinda jadi lebih baik,” katanya.
Neneng menambahkan, salah satu fokus utamanya adalah menuntaskan program-program yang belum selesai dari kepemimpinan sebelumnya.
“Program yang belum tuntas itu insyaallah kita tuntaskan agar berfungsi baik untuk masyarakat Kota Samarinda,” ucapnya.
Perempuan kelahiran Samarinda, 5 November 1975 itu telah mengabdi sebagai aparatur sipil negara sejak April 2002 atau selama 24 tahun.
Ia mengawali karier di Dinas Permukiman dan Pengembangan Kota sebelum menempati sejumlah posisi strategis.
Di antaranya pernah menjabat sebagai Kepala UPTD Tindak Darurat, Kepala Subbagian Program, hingga Kepala Bidang PSU di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Ia juga sempat menjadi Sekretaris di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebelum menjabat sebagai Inspektur Kota Samarinda.
Pengalaman di Inspektorat selama 6 bulan, menurutnya, menjadi bekal penting dalam menjalankan peran barunya sebagai Sekda.
“Justru menguntungkan pernah di inspektorat, karena kita tahu permasalahan mendasar yang terjadi di OPD, termasuk temuan-temuan yang ada,” jelasnya.
Ia juga menyoroti tantangan fiskal yang dihadapi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, terutama dalam kondisi efisiensi anggaran yang berdampak pada pelaksanaan program pembangunan.
“Saya mohon dukungan dari semua pihak untuk bersama-sama keluar dari kondisi fiskal yang kurang menguntungkan ini,” ujarnya.
Dengan pengalaman koordinasi lintas lembaga, termasuk dengan kepolisian, kejaksaan, hingga lembaga pengawas seperti BPK dan KPK, Neneng optimistis dapat menjalankan tugasnya secara optimal.
“Banyak pengalaman yang mendukung tugas saya sebagai Sekda. Insyaallah sudah punya gambaran,” katanya. (*)