search

Advetorial

GunturDPRD KaltimPendidikan PancasilaNKRI

Gelar Sosperda di Anggana, Guntur Tegaskan NKRI Harga Mati

Penulis: Redaksi Presisi
Sabtu, 28 Maret 2026 | 0 views
Gelar Sosperda di Anggana, Guntur Tegaskan NKRI Harga Mati
Anggota DPRD Kaltim, Guntur saat menggelar Sosperda di Desa Tani Baru. (Sumber: Istimewa)

Tenggarong, Presisi.co - Anggota DPRD Kalimantan Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Guntur, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Desa Tani Baru, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu 28 Maret 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan M Suria Irfani dan Hendri Aritno sebagai narasumber, dengan Ardian bertindak sebagai moderator. Sosialisasi diikuti oleh masyarakat setempat yang antusias menyimak pemaparan materi.

Dalam penyampaiannya, Guntur menegaskan bahwa Perda tersebut menjadi pijakan penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila sekaligus membangun kesadaran kebangsaan di tengah dinamika zaman.

“Kita ingin masyarakat semakin memahami bahwa Pancasila bukan sekadar hafalan, tetapi harus menjadi nilai hidup sehari-hari dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kehadiran Perda Nomor 9 Tahun 2023 merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“Mencintai NKRI itu harga mati. Kita semua punya tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dari segala bentuk ancaman, baik dari luar maupun dalam,” ujarnya.

Guntur juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang berpotensi memecah belah persatuan. Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan menjadi langkah penting untuk menangkal masuknya ideologi yang menyimpang.

“Melalui Perda ini, kita berharap ada kesinambungan dalam pewarisan nilai-nilai kebangsaan, tidak hanya lewat pendidikan formal, tapi juga melalui lingkungan keluarga dan sosial,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme dan menjaga kebersamaan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

“Semakin kuat pemahaman kita terhadap Pancasila, semakin kokoh pula fondasi bangsa ini ke depan,” pungkasnya.

Editor: Redaksi