search

Berita

Ananda Emira MoeisDPRD KaltimBantuan untuk NelayanEkonomi KerakyatanPDI Perjuangan

Fokus Ekonomi Kerakyatan, Ini Harapan Ananda Emira Moeis untuk Nelayan Mangkupalas

Penulis: Muhammad Riduan
Jumat, 08 Mei 2026 | 50 views
Fokus Ekonomi Kerakyatan, Ini Harapan Ananda Emira Moeis untuk Nelayan Mangkupalas
Secara simbolis penyerahan mesin kapal oleh Ananda Emira Moeis.(Presisi.co/Muhammad Riduan)

Samarinda, Presisi.co – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menyerahkan bantuan mesin kapal bagi nelayan di kawasan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang, Jumat 8 Mei 2026.

Kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan secara simbolis yang kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama nelayan terkait kebutuhan dan harapan mereka terhadap bantuan tersebut.

Usai berdiskusi, Ananda juga meninjau langsung kondisi perahu-perahu milik nelayan di kawasan Mangkupalas.

Dalam kesempatan itu, Ananda mengatakan bantuan mesin kapal diberikan untuk mendukung aktivitas nelayan agar hasil tangkapan semakin meningkat.

“Jadi hari ini penyerahan secara simbolis bantuan mesin kapal untuk nelayan di Samarinda Seberang, khususnya nelayan di Mangkupalas. Tadi juga bersama Dinas Perikanan dan Kelautan Kaltim,” ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan itu berharap bantuan mesin kapal baru dapat membantu nelayan yang melaut hingga wilayah muara maupun laut lepas agar lebih produktif.

“Mudah-mudahan dengan mesin kapal yang baru ini para nelayan bisa lebih meningkatkan produksinya, lebih bisa meningkatkan hasil tangkapannya,” katanya.

Menurut Ananda, sektor perikanan memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

“Mudah-mudahan ini bisa memperkuat urat nadi ketahanan ekonomi rakyat, terus juga ketahanan pangan, khususnya di Samarinda,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pada tahap awal terdapat 15 unit mesin kapal yang diserahkan kepada nelayan.

Secara keseluruhan, bantuan tersebut akan disalurkan kepada tiga kelompok nelayan dengan total 40 unit mesin kapal.

“Hari ini ada 15. Totalnya nanti ada tiga kelompok nelayan, total keseluruhan 40 unit,” jelasnya.

Ananda menambahkan, bantuan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang telah dibahas sejak tahun lalu dalam proses penganggaran 2025.

“Dari tahun kemarin. Kita pembahasan di 2025 untuk anggaran 2025,” pungkasnya. (*)

Editor: Redaksi