search

Berita

Taman di Samarinda SeberangDLH SamarindaTPS Samarinda Seberang

Viral Taman di Samarinda Seberang Berdekatan TPS, DLH Angkat Bicara

Penulis: Muhammad Riduan
3 jam yang lalu | 0 views
Viral Taman di Samarinda Seberang Berdekatan TPS, DLH Angkat Bicara
Taman di Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang yang berdekatan dengan TPS.(Presisi.co/Muhammad Riduan)

Samarinda, Presisi.co – Keberadaan taman di Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang, menjadi sorotan warganet setelah viral di media sosial. Taman yang berada tepat di bawah jembatan tersebut menuai perhatian karena lokasinya berdekatan dengan Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Sejumlah unggahan di media sosial mempertanyakan penataan ruang publik tersebut, lantaran taman itu justru berdampingan dengan TPS sampah.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, Suwarso mengaku pihaknya telah memantau kondisi tersebut sejak beberapa hari terakhir dan berencana turun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan.

“Itu sudah dalam pantauan saya beberapa hari terakhir. Bahkan hari ini saya rencana mau ke lapangan untuk melihat langsung kondisinya,” ucapnya diwawancarai Presisi.co pada Senin 19 Januari 2026.

Ia menjelaskan baik taman maupun TPS sama-sama memiliki fungsi penting bagi masyarakat. Taman berperan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) dan sarana rekreasi, sementara TPS dibutuhkan sebagai bagian dari sistem pengelolaan sampah.

“Dua-duanya sebenarnya memberikan manfaat besar. Taman sebagai area terbuka, bahkan bisa menjadi playground atau tempat berkumpul, sementara TPS sebelumnya memang sudah ada dan dibangun di lokasi itu,” jelasnya.

Ia mengatakan pihaknya telah berdiskusi dengan Kepala Bidang Pertamanan DLH Samarinda untuk mencari solusi agar taman dan TPS dapat berdampingan secara nyaman dan tertata. Sejumlah alternatif pun disiapkan, mulai dari pembangunan taman vertikal hingga pengaturan jam pembuangan sampah agar tidak terjadi penumpukan.

“Mungkin salah satunya nanti dengan taman vertikal ini berbagai alternatif atau mungkin nanti melalui penutupan, penutupan jadi jam buangnya itu sesuai ketentuan,” terangnya.

Menurut Suwarso, TPS tersebut memang lebih dulu ada dibandingkan taman. Meski demikian, dirinya memahami adanya kritik dari masyarakat yang menilai keberadaan TPS itu.

“Memang TPS itu lebih dulu ada daripada taman. Walaupun komentar di luar banyak yang mempertanyakan kenapa ada TPS dekat taman, ini yang sedang kami cari formulanya agar dua-duanya tetap berjalan dengan baik,” katanya.

DLH Samarinda memastikan akan melakukan survei dan kajian lapangan sebelum menentukan langkah terbaik. Namun, pada prinsipnya, keberadaan TPS di lokasi tersebut tetap dipertahankan dengan catatan penataan dilakukan secara maksimal.

“Kita upayakan TPS tetap di situ, tetapi tertata dengan baik," pungkasnya. (*)

Editor: Redaksi