Penulis: Umar Daud Muhammad
TENGGARONG, Presisi.co — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembenahan infrastruktur jalan, baik di kawasan perkotaan maupun pedalaman. Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menargetkan titik-titik kerusakan parah dapat tertangani sebelum memasuki masa mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.
Fokus perbaikan tahun ini mencakup pemeliharaan rutin dan perbaikan ruas jalan di wilayah Semblimbingan, Kota Bangun Darat, hingga jalan protokol di Kecamatan Tenggarong.
"Niat baik (goodwill) sudah ada. Insyaallah sebelum lebaran, minimal titik-titik yang membuat mobil tersangkut dan menghambat mobilitas warga sudah bisa kita bereskan," ungkap Bupati Aulia, Rabu, 4 Maret 2026.
Langkah cepat bupati ini diambil setelah dirinya mengunggah video melalui akun Instagram resmi yang memperlihatkan kondisi jalan rusak di wilayah pedalaman saat kunjungan kerja. Aulia mengaku geram dengan lambatnya eksekusi di lapangan meskipun anggaran telah tersedia.
Guna mencari solusi, bupati memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, Bagian Layanan Pengadaan (BLP), hingga Inspektorat untuk melakukan audiensi dan evaluasi.
"Anggarannya ada, kondisi masyarakat di lapangan sudah amblas, tapi kenapa tidak dieksekusi? Setelah kita urai, ternyata masalahnya ada di administratif dan kurangnya komunikasi antar-instansi. Padahal seharusnya pekerjaan dimulai Februari lalu," tegas Aulia.
Setelah duduk bersama, Bupati Aulia memastikan kendala administratif tersebut telah mendapatkan solusi teknis. Ia mendorong percepatan proses kontrak agar rehab jalan segera dikerjakan.
Mengingat waktu yang terbatas menjelang lebaran pada akhir Maret mendatang, Pemkab Kukar menerapkan strategi prioritas:
Kawasan Perkotaan (Tenggarong): Fokus pada pemeliharaan rutin dan penambalan lubang di jalan utama.
Kawasan Hulu (Pedalaman): Perbaikan dititikberatkan pada jalur-jalur vital yang berisiko memutus akses transportasi.
"Untuk kawasan pedalaman, memang belum semua bisa dilakukan pengerasan (rigid pavement) dalam waktu singkat ini. Namun, setidaknya kita siasati dengan perbaikan dan pemeliharaan darurat terlebih dahulu agar layak dilalui," tandasnya.
Pemkab Kukar berharap dengan percepatan ini, arus mudik dan balik di wilayah Kutai Kartanegara dapat berjalan lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. (*)
Editor: Redaksi




