Samarinda Ulu Bentuk 90 Bank Sampah di 8 Kelurahan
Penulis: Muhammad Riduan
8 jam yang lalu | 0 views
Camat Samarinda Ulu, Sujono saat diwawancarai di kawasan kantornya.(Presisi.co/Muhammad Riduan)
Samarinda, Presisi.co — Pemerintah Kecamatan Samarinda Ulu memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan membentuk 90 bank sampah yang tersebar di delapan kelurahan.
Program ini merupakan tindaklanjut dari agenda Progran Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Pro Bebaya) dalam rangka pemilahan sampah rumah tangga.
Camat Samarinda Ulu, Sujono mengatakan pembentukan bank sampah tersebut telah disepakati dan ditetapkan melalui surat keputusan (SK) pada pertengahan Desember 2025. Program ini direncanakan mulai berjalan efektif pada Januari 2026 ini.
“Di akhir tahun 2025, tepatnya pertengahan Desember, kami bersama delapan kelurahan sudah menyepakati dan menindaklanjuti agenda Pro Bebaya. Hasilnya, terbentuk 90 bank sampah di Samarinda Ulu dan sudah kami SK-kan,” ucapnya di wawancarai Presisi.co di kantornya.
Ia menjelaskan, keberadaan puluhan bank sampah ini bertujuan untuk mendorong pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, khususnya sampah yang memiliki nilai ekonomis. Untuk mendukung operasional, pihak kecamatan bekerja sama dengan vendor penyedia armada pengangkut sampah.
“Nantinya akan ada satu kendaraan yang setiap hari berkeliling mengambil sampah bernilai ekonomi dari 90 bank sampah tersebut,” jelasnya.
Selain itu, Kecamatan Samarinda Ulu juga telah menjalin kerja sama dengan pengepul berskala besar di wilayah Kelurahan Bukit Pinang. Pengepul tersebut siap menampung berbagai jenis sampah bernilai jual, seperti kardus, plastik, besi, dan jenis lainnya.
Sujono menambahkan, sistem operasional bank sampah akan didukung melalui grup informasi berbasis WhatsApp untuk memudahkan koordinasi. Armada pengangkut akan mendatangi bank sampah yang telah memiliki penumpukan sampah dalam jumlah besar.
“Petugas akan datang langsung ke lokasi, menimbang sampah, dan membayar di tempat. Ini untuk memicu semangat pengelola bank sampah agar aktif memilah dan mengumpulkan sampah bernilai ekonomi,” katanya.
Jika seluruh bank sampah telah berjalan optimal, Sujono memperkirakan armada pengangkut akan beroperasi setiap hari. Sampah yang terkumpul kemudian akan disalurkan ke pengepul yang telah disiapkan.
“Kami optimistis pertengahan hingga akhir Januari ini seluruh sistem sudah berjalan. Harapannya, 90 bank sampah di Kecamatan Samarinda Ulu dapat aktif dan berkontribusi dalam pengurangan sampah rumah tangga,” pungkasnya.(*)