search

Berita

Pemprov KaltimRudy Mas'udJalan Kubar-MahuluJalan Provinsi

Jalan Tering Menuju Ujoh Bilang Dibuka, Akses Darat Mahakam Ulu-Kubar Resmi Terhubung

Penulis: Akmal Fadhil
1 hari yang lalu | 176 views
Jalan Tering Menuju Ujoh Bilang Dibuka, Akses Darat Mahakam Ulu-Kubar Resmi Terhubung
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat meninjau Tering Ujoh Bilang bersama PUPR Kaltim. (istimewa).

Samarinda, Presisi.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemperov Kaltim) membuka akses darat antara Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Kutai Barat setelah meresmikan Ruas Jalan Tering–Ujoh Bilang Segmen I hingga IV, Selasa 6 Januari 2026.

Infrastruktur ini menjadi jalur darat pertama yang menghubungkan kedua wilayah yang selama ini bergantung pada transportasi sungai.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyatakan, pembukaan jalan tersebut mengakhiri keterisolasian wilayah Mahakam Ulu yang puluhan tahun hanya mengandalkan jalur air. 

Menurutnya, keberadaan akses darat ini akan berdampak langsung pada mobilitas warga dan distribusi logistik.

Ruas Jalan Tering–Ujoh Bilang memiliki panjang efektif 28,325 kilometer dengan panjang fungsional 19,280 kilometer, yang terbagi dalam empat segmen.

Jalur ini menghubungkan pusat-pusat aktivitas masyarakat di perbatasan Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

Selama ini, masyarakat Mahakam Ulu harus menempuh perjalanan berjam-jam menggunakan speedboat atau kapal kayu dengan biaya tinggi dan risiko cuaca. 

Dengan beroperasinya jalur darat, waktu tempuh diperkirakan lebih singkat dan biaya angkut kebutuhan pokok dapat ditekan.

Pemerintah daerah menilai kehadiran jalan ini akan mempermudah distribusi hasil pertanian dan sumber daya lokal, sekaligus memperlancar akses layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. 

Jalur darat tersebut juga membuka konektivitas Mahakam Ulu menuju Samarinda, Balikpapan, hingga kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Namun demikian, Pemprov Kaltim mengakui tantangan besar masih dihadapi dalam menjaga keberlanjutan fungsi jalan.

Kondisi geografis yang ekstrem dan rawan longsor membutuhkan pemeliharaan rutin agar jalur tidak kembali terputus.

Selain itu, pemerintah berencana melengkapi ruas jalan tersebut dengan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) setelah seluruh pekerjaan fisik rampung, guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Peresmian ruas Tering Ujoh Bilang ini menandai babak baru konektivitas wilayah pedalaman Kalimantan Timur, sekaligus menjadi ujian konsistensi pemerintah daerah dalam memastikan infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kadis PUPR Kaltim, AM Fitra Firnanda juga menyampaikan angin segar mengenai jalan Tering Ujoh Bilang ini.

“Yang kita kerjakan selesai, 2026 ini akan terus kita lanjutkan lagi, terus APBN juga kontraknya mendukung, dan target tuntas 2027,” pungkasnya. (*)

Editor: Redaksi