Penulis: Muhammad Riduan
SAMARINDA, Presisi.co — Borneo FC Samarinda harus berpacu dengan waktu menjelang laga krusial melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Sabtu (7/3/2026) pukul 21.30 WITA ini menjadi ujian berat bagi ketahanan fisik skuat Pesut Etam.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengungkapkan bahwa timnya menghadapi tantangan besar akibat jadwal kompetisi yang sangat rapat. Dengan jeda antarpertandingan yang hanya berkisar dua hingga tiga hari, manajemen kebugaran menjadi kunci utama.
“Persiapan kami sangat pendek. Dalam periode ini, fokus utama tim pelatih adalah bagaimana pemain bisa melakukan recovery secepat mungkin agar bisa tampil maksimal besok malam,” ujar Fabio Lefundes dalam sesi konferensi pers, Jumat, 6 Maret 2026.
Selain melawan tim berjuluk Bajul Ijo, Borneo FC juga sudah dinanti laga berat lainnya melawan Persib Bandung pada 15 Maret mendatang. Mengingat deretan lawan tangguh yang dihadapi, Fabio melakukan sejumlah penyesuaian taktik yang tidak terlalu menguras energi namun tetap efektif.
Fabio pun secara khusus mengajak masyarakat Samarinda untuk memadati Stadion Segiri. Kehadiran suporter dinilai sebagai "paru-paru kedua" bagi pemain yang tengah mengalami kelelahan fisik.
“Saya mengundang seluruh masyarakat Samarinda. Dukungan langsung di tribun bisa menjadi energi tambahan yang sangat dibutuhkan pemain di tengah jadwal yang melelahkan ini,” tambahnya.
Senada dengan sang pelatih, striker asing Borneo FC, Koldo Obieta, mengakui bahwa laga sebelumnya melawan Persija Jakarta telah menguras banyak tenaga. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh pemain tetap bekerja keras untuk mencapai level kebugaran maksimal.
“Pertandingan sebelumnya sangat berat. Dengan gaya permainan Borneo yang menuntut intensitas tinggi, kami butuh kondisi fisik 100 persen. Kami tahu Persebaya punya pemain berkualitas, tapi kami sangat kuat saat bermain di kandang,” tegas Obieta optimis.
Saat ini, raihan poin penuh di kandang menjadi harga mati bagi Borneo FC untuk tetap menjaga posisi di zona tiga besar klasemen sementara. Dukungan publik Samarinda diharapkan mampu menjadi faktor pembeda dalam laga yang diprediksi berjalan dengan tensi tinggi tersebut. (*)
Editor: Redaksi



