search

Berita

Malam Tahun BaruAndi HarunPemkot SamarindaTeras Samarinda

Malam Tahun Baru di Samarinda Berlangsung Sederhana, Ini Pesan Wali Kota Andi Harun

Penulis: Muhammad Riduan
Kamis, 01 Januari 2026 | 993 views
Malam Tahun Baru di Samarinda Berlangsung Sederhana, Ini Pesan Wali Kota Andi Harun
Suasana malam tahun baru di Teras Samarinda. (Presisi.co/Riduan)

Samarinda, Presisi.co — Perayaan malam pergantian tahun yang dipusatkan di Teras Samarinda berlangsung penuh kebersamaan, Rabu 31 Desember 2025 malam hingga Kamis 1 Januari 2026 dini hari. 

Kegiatan tersebut dirangkai dengan berbagai penampilan seni dan hiburan, mulai dari musik, stand up comedy, tarian budaya, hingga doa bersama lintas agama.

Doa bersama menjadi salah satu momen utama dalam perayaan tersebut, yang diikuti oleh pemuka enam agama, yakni Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Kegiatan ini menjadi simbol persatuan dan toleransi antarumat beragama di Samarinda.

Ribuan warga tampak memadati kawasan Teras Kota Tepian untuk mengikuti rangkaian acara. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wali Kota Samarinda Andi Harun, Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan bahwa pergantian tahun ini dimaknai sebagai momentum refleksi atas perjalanan Kota Samarinda sepanjang 2025, sekaligus peneguhan tekad bersama menyongsong tahun 2026.

“Ini kita jadikan refleksi untuk melepas tahun 2025 dengan segenap pencapaian yang telah kita torehkan, sekaligus tantangan yang belum tercapai, untuk kita tekadkan bersama pada tahun 2026,” ucapnya diwawancarai.

Ia berharap pada tahun mendatang Kota Samarinda semakin berdaya saing, perekonomian masyarakat terus meningkat, kekuatan sosial semakin kokoh, serta kebersamaan dalam keberagaman kian solid.

“Kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat. Kota Samarinda adalah rumah kita bersama,” tambahnya.

Terkait pelaksanaan perayaan malam tahun baru, Andi Harun menilai kegiatan tersebut berjalan dengan sederhana namun bermakna. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda secara sadar menghindari penggunaan kembang api dan petasan berlebihan.

“Kita berhasil melaksanakan perayaan dengan sederhana, berbiaya tidak mahal, tanpa euforia berlebihan. Secara umum kondisi Samarinda berlangsung kondusif, aman, tertib, dan tidak ada peristiwa menonjol,” ungkapnya.

Ia menegaskan hal tersebut mencerminkan kedewasaan sosial masyarakat Samarinda yang mampu menjaga ketertiban dan persatuan dalam setiap momentum besar, termasuk perayaan malam pergantian tahun. (*)

Editor: Redaksi