search

Advetorial

Fiskal DaerahDPRD SamarindaPembangunan

Fiskal Lesu Akibat Efisiensi, Sani Minta Pemkot Samarinda Selektif Jalankan Proyek Pembangunan

Penulis: Presisi 1
Senin, 13 Juli 2026 | 0 views
Fiskal Lesu Akibat Efisiensi, Sani Minta Pemkot Samarinda Selektif Jalankan Proyek Pembangunan
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain. (Ist)

SAMARINDA, Presisi.co – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda agar lebih selektif dalam menjalankan proyek pembangunan di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas.

Menurutnya, setiap proyek harus didasarkan pada kajian yang matang, mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Ada tiga hal yang harus diperhatikan. Pertama kajian yang matang, kedua kekuatan fiskal daerah, dan ketiga benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," ujar Sani, Senin (13/7/2026).

Ia menilai ketiga aspek tersebut harus menjadi landasan utama sebelum pemerintah memutuskan menjalankan sebuah proyek pembangunan.

Menurut Sani, pembangunan tanpa perencanaan yang matang dan perhitungan kemampuan fiskal berisiko menimbulkan persoalan baru, baik dari sisi pembiayaan maupun pemanfaatan proyek setelah selesai dibangun.

Karena itu, ia meminta Pemkot Samarinda lebih memprioritaskan penyelesaian kewajiban yang sudah ada dibanding memulai proyek baru yang belum bersifat mendesak.

"Kondisi fiskal kita tidak terlalu kuat. Jangan sedikit-sedikit bangun. Selesaikan dulu kewajiban yang ada, baru memikirkan pembangunan lainnya," katanya.

Sani menegaskan keberhasilan pembangunan tidak dapat diukur hanya dari banyaknya proyek fisik yang direalisasikan. Pemerintah juga harus memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan mampu meningkatkan pelayanan publik, menggerakkan perekonomian, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Ia menegaskan tidak menolak pembangunan. Namun, proyek yang dijalankan harus memenuhi syarat perencanaan yang matang, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, dan memiliki tujuan yang jelas.

"Saya bukan anti pembangunan. Saya senang pembangunan. Tapi kalau tiga syarat itu tidak dipenuhi, saya khawatir hasilnya seperti yang sudah-sudah," tegasnya.

Sani berharap Pemkot Samarinda lebih berhati-hati dalam menyusun program pembangunan ke depan. Di tengah keterbatasan fiskal, pemerintah diminta fokus menuntaskan kewajiban yang ada serta mengarahkan anggaran pada kebutuhan yang paling mendesak.

Dengan penentuan skala prioritas yang tepat, pembangunan di Samarinda diharapkan tidak hanya menambah proyek fisik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (adv)