Pemkot dan LPADKT Samarinda Jalin Sinergi Ciptakan Pembangunan Daerah yang Inklusif
Penulis: Presisi 1
1 jam yang lalu | 0 views
Pertemuan Wali Kota Samarinda, Andi Harun bersama pengurus LPADKT Samarinda. (Sumber: Istimewa)
SAMARINDA, PRESISI.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperkuat kolaborasi dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur (LPADKT) Kota Samarinda dalam upaya menjaga persatuan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Tepian.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Pemkot Samarinda dan jajaran pengurus DPC LPADKT Kota Samarinda yang berlangsung di Balai Kota Samarinda. Pertemuan itu turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Harun menegaskan bahwa keberagaman suku, budaya, dan latar belakang masyarakat merupakan kekuatan utama yang dimiliki Kota Samarinda. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan adat, memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan dan persatuan.
Menurutnya, generasi muda Dayak yang tergabung dalam LPADKT Samarinda memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam memperkuat persatuan sekaligus mendukung pembangunan daerah.
"Kita tidak bisa membangun Samarinda yang maju tanpa persatuan. Laskar Pemuda Adat Dayak adalah bagian penting dari keluarga besar Kota Samarinda. Mari kita jadikan keberagaman ini sebagai energi untuk membangun SDM yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing," kata Andi Harun.
Sementara itu, Ketua DPC LPADKT Kota Samarinda, Jemriantho, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Samarinda kepada organisasi kepemudaan adat tersebut.
Ia menegaskan LPADKT siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan masyarakat, menangkal isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan, serta mendorong generasi muda Dayak untuk lebih aktif dan berprestasi.
"Komitmen kami jelas. Laskar Pemuda Adat Dayak siap bersinergi dengan Pemkot Samarinda. Kami ingin pemuda Dayak tidak hanya menjaga adat, tetapi juga menjadi SDM unggul yang ikut membangun Samarinda," tegasnya.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemkot Samarinda dan DPC LPADKT Kota Samarinda berharap dapat menciptakan ekosistem pembangunan yang inklusif, sehingga seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga persatuan dan mendukung kemajuan daerah. (*)