M Husni Fahruddin Ingatkan Pentingnya Pemberantasan Narkoba di Desa Kahala
Penulis: Redaksi Presisi
Senin, 20 April 2026 | 23 views
Dokumentasi kegiatan Sosperda yang digelar oleh Anggota DPRD Kaltim, M Husni Fahruddin. (Sumber: Istimewa)
Tenggarong, Presisi.co - Anggota DPRD Kalimantan Timur dari Fraksi Partai Golkar, M Husni Fahruddin atau Bang Ayub, melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-4 dengan materi Perda Nomor 4 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika, Prekursor Narkotika, dan Psikotropika.
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Kahala, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Senin, 20 April 2026.
Sosialisasi menghadirkan narasumber Fajar Darmawan dan Ahmad Faidillah, serta dipandu oleh moderator Rizal. Warga setempat tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan sebagai bentuk kepedulian terhadap isu penyalahgunaan narkotika di lingkungan desa.
Dalam penyampaiannya, Bang Ayub menegaskan bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Ia menilai peran masyarakat sangat krusial sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkoba.
“Pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Masyarakat harus ikut berperan aktif menjaga lingkungannya. Ini tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, komunikasi yang terbuka di dalam keluarga menjadi kunci dalam meminimalkan risiko tersebut.
“Keluarga adalah benteng utama. Ketika komunikasi berjalan baik, potensi penyalahgunaan narkoba bisa ditekan,” ujarnya.
Selain itu, Bang Ayub mendorong keterlibatan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi lokal untuk aktif melakukan deteksi dini terhadap potensi peredaran narkotika. Kolaborasi di tingkat desa dinilai mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Dalam sesi dialog, ia juga menyerap berbagai aspirasi warga terkait tantangan pemberantasan narkoba di wilayah mereka. Bang Ayub menegaskan komitmennya untuk terus mendorong edukasi hukum serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika.
“Pemberantasan narkoba akan jauh lebih efektif jika masyarakat ikut menjadi bagian dari solusi,” pungkasnya. (*)