search

Advetorial

M Husni FahruddinNarkobaDPRD KaltimPartai Golkar

Bang Ayub Ajak Warga Terlibat Perani Peredaran Narkoba di Kukar

Penulis: Redaksi Presisi
Sabtu, 28 Maret 2026 | 0 views
Bang Ayub Ajak Warga Terlibat Perani Peredaran Narkoba di Kukar
M Husni Fahruddin saat menggelar Sosperda rutin yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD Kaltim. (Sumber: Istimewa)

Kutai Kartanegara, Presisi.co – Anggota DPRD Kalimantan Timur dari Fraksi Partai Golkar, M Husni Fahruddin, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah terkait Perda Nomor 4 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika, Prekursor Narkotika, dan Psikotropika di Bukit Layang, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu 28 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, M Husni Fahruddin mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika hingga ke tingkat desa.

Kegiatan Sosperda ini menghadirkan dua narasumber, yakni Fajar Darmawan dan Ahmad Faidillah, dengan Rizal sebagai moderator. Kegiatan diikuti oleh masyarakat setempat yang antusias mengikuti jalannya sosialisasi.

Dalam pemaparannya, M Husni Fahruddin menegaskan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata. Ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

“Pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri oleh aparat. Masyarakat harus ikut terlibat dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Ini adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia juga menilai keluarga memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, komunikasi yang baik dalam keluarga dapat menjadi benteng awal untuk melindungi anggota keluarga dari bahaya narkoba.

“Keluarga adalah fondasi utama. Ketika komunikasi antaranggota keluarga terjaga dengan baik, potensi penyalahgunaan narkoba dapat ditekan,” katanya.

Selain itu, ia mendorong peran aktif tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan dalam mengawasi lingkungan sekitar. Sinergi di tingkat desa dinilai penting untuk memperkuat upaya deteksi dini terhadap peredaran narkotika.

“Peran forum-forum di masyarakat sangat besar dalam menjaga desa dari ancaman narkoba. Deteksi dini harus diperkuat,” tegasnya.

Dalam sesi dialog, ia juga menekankan pentingnya pendekatan yang lebih humanis terhadap pengguna narkotika. Ia mengajak masyarakat untuk mendukung program rehabilitasi dan wajib lapor yang dijalankan Badan Narkotika Nasional agar pengguna dapat pulih dan kembali berfungsi di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, ia turut menyerap aspirasi warga terkait berbagai tantangan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah pedesaan. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong edukasi hukum serta penguatan ketahanan sosial masyarakat.

“Pemberantasan narkoba akan lebih efektif jika masyarakat menjadi bagian dari solusi. Kesadaran dan kepedulian warga adalah kunci untuk mewujudkan desa yang bersih dari narkoba,” tutupnya.

Editor: Redaksi