Kukar Kekurangan 444 Ruang Kelas, Daya Tampung Sekolah Negeri Belum Ideal
Penulis: Umar Daud Muhammad
1 jam yang lalu | 0 views
Tampak depan kantor Disdikbud Kukar. (Presisi.co/Umar Daud Muhammad)
Tenggarong, Presisi.co – Keterbatasan ruang kelas masih menjadi persoalan serius di sejumlah sekolah negeri di Kutai Kartanegara (Kukar). Dampaknya, daya tampung siswa belum mampu mengakomodasi seluruh calon peserta didik, khususnya saat penerimaan murid baru.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar tahun 2025, total kekurangan ruang kelas mencapai 444 unit. Kekurangan paling besar terjadi di jenjang sekolah dasar (SD) sebanyak 362 ruang kelas, disusul sekolah menengah pertama (SMP) sebanyak 29 ruang kelas, sementara sisanya berada di tingkat taman kanak-kanak (TK).
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, mengakui kondisi tersebut berdampak langsung pada keterbatasan akses pendidikan di sekolah negeri.
“Sekolah negeri masih menjadi tanggung jawab utama kami, namun harus diakui kapasitasnya belum sepenuhnya mencukupi,” ujarnya, Kamis 26 Maret 2026.
Ia menjelaskan, setiap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), tidak semua calon siswa dapat tertampung. Kondisi ini memaksa sebagian orang tua mengalihkan anaknya ke sekolah swasta.
Menurutnya, persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan jumlah ruang kelas, tetapi juga menyangkut pemerataan fasilitas pendidikan di berbagai wilayah.
Sebagai langkah penanganan, pemerintah daerah terus melakukan pembangunan ruang kelas baru (RKB) secara bertahap. Namun, realisasi pembangunan masih terkendala keterbatasan anggaran.
Heriansyah menambahkan, kebijakan efisiensi anggaran yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 turut berdampak pada alokasi dana pendidikan di daerah, termasuk pengurangan dana transfer ke daerah (TKD).
“Pembangunan tetap berjalan, tetapi dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia,” pungkasnya. (*)