Gelar Penguatan Demokrasi di Sangasanga, Guntur Tekankan Pentingnya Transparansi dan Partisipasi Publik
Penulis: Redaksi Presisi
Minggu, 15 Maret 2026 | 77 views
Suasana PDD yang Digelar oleh Anggota DPRD Kaltim, Guntur di Sangasanga. (Sumber: Istimewa)
Tenggarong, Presisi.co – Anggota DPRD Kalimantan Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Guntur, menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah di Kelurahan Jawa, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu 15 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Guntur mengangkat tema transparansi perencanaan dan penganggaran dalam pemerintahan yang demokratis, yang dinilai relevan untuk diterapkan di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
Di hadapan peserta, ia menegaskan bahwa kualitas demokrasi di daerah sangat ditentukan oleh tingkat keterlibatan masyarakat, tidak hanya saat pemilu, tetapi juga dalam mengawal kebijakan publik sehari-hari.
“Kalau masyarakat tidak ikut terlibat, kebijakan bisa melenceng dari kebutuhan di lapangan. Karena itu warga harus berani menyampaikan aspirasi dan mengawasi jalannya program pemerintah,” ujarnya.
Menurut Guntur, kebijakan publik yang baik lahir dari aspirasi masyarakat, bukan semata keputusan elit. Oleh karena itu, forum Penguatan Demokrasi Daerah menjadi ruang penting untuk membangun dialog dua arah antara wakil rakyat dan warga.
Ia menjelaskan, melalui forum tersebut masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan riil, mulai dari infrastruktur, pelayanan dasar, hingga program pemberdayaan ekonomi.
Guntur juga menekankan pentingnya kontrol sosial masyarakat dalam memastikan anggaran daerah digunakan secara tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
“Demokrasi bukan cuma memilih wakil rakyat lima tahun sekali. Setelah itu harus terus dikawal. Kritik dan masukan dari warga justru membuat pemerintahan lebih sehat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan konstituen, khususnya di wilayah pesisir dan pedesaan seperti Muara Pantauan, agar kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan dalam pembahasan kebijakan di DPRD Kaltim.
Melalui kegiatan tersebut, Guntur berharap kesadaran politik masyarakat semakin meningkat sehingga warga tidak lagi pasif, melainkan aktif terlibat dalam menentukan arah pembangunan daerah.