Penulis: Muhammad Riduan
Samarinda, Presisi.co – Kebakaran terjadi di salah satu kamar bangunan di kawasan Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Samarinda, pada Jumat siang, 13 Maret 2026.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga setelah video kepulan asap putih dari dalam bangunan beredar di sejumlah grup relawan pemadam kebakaran.
Juru Padam Posko 1 Mulawarman, Fajar, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.30 WITA dan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
“Kami berangkat sekitar pukul 10.30 Wita dari Posko 1 Mulawarman dan penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 11.30 Wita,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut Fajar, api sempat membesar di dalam salah satu kamar bangunan sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.
“Api memang sempat terjadi di dalam ruangan kamar, namun alhamdulillah saat ini sudah 100 persen berhasil dipadamkan,” katanya.
Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penelusuran. Namun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.
“Untuk penyebab sementara diduga korsleting listrik, tetapi masih dalam penelusuran,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut, petugas juga menerima informasi awal mengenai adanya anak-anak yang sempat terjebak di dalam bangunan. Beruntung, saat tim pertama tiba di lokasi, proses evakuasi dapat segera dilakukan.
“Informasi awal memang ada anak-anak yang sempat terjebak, tetapi kondisinya aman dan berhasil kami evakuasi,” tambah Fajar.
Dalam penanganan peristiwa ini, Posko 1 Mulawarman menurunkan tiga unit mobil tangki pemadam dengan dukungan lebih dari 10 personel.
Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah proses pemadaman yang berlangsung sekitar satu jam.
Fajar mengimbau masyarakat, khususnya pemilik rumah maupun ruko, untuk menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran.
“Kalau ada APAR, setidaknya api bisa ditangani lebih awal sebelum membesar,” pungkasnya. (*)
Editor: Redaksi




